Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Motivasi Pasien Rawat Inap RSP CHL USU

Medan Sunggal (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan dan pendampingan rohani kepada pasien rawat inap di RSP CHL USU, Jalan Dr. Mansyur Nomor 66, Kelurahan Merdeka, Kota Medan, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Penyuluh Agama Islam KUA Medan Amplas, Nurbaiti Lubis. Pendampingan ini bertujuan memberikan motivasi, penguatan spiritual, serta menumbuhkan semangat dan optimisme bagi pasien dalam menjalani proses penyembuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Paidi memberikan bimbingan kerohanian kepada pasien rawat inap yang beragama Islam dengan mengunjungi ruangan demi ruangan. Sementara itu, pasien yang menganut agama lain mendapatkan pelayanan bimbingan keagamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Melalui pendekatan secara langsung, para penyuluh berupaya memberikan perhatian dan dukungan moral agar pasien tetap memiliki semangat, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta senantiasa menjalankan ibadah meskipun sedang menghadapi ujian sakit.

Dalam penyuluhannya, Paidi mengingatkan pasien agar tetap semangat, menjaga kesehatan, memperhatikan pola makan dan minum yang sehat serta halal, mencukupi waktu istirahat, dan mengikuti anjuran medis dengan mengonsumsi obat sesuai petunjuk dokter. Kepada keluarga yang mendampingi pasien, ia juga berpesan agar senantiasa tabah dan sabar dalam memberikan perhatian serta pendampingan. Menurutnya, dukungan keluarga merupakan salah satu hal penting yang dapat membantu membangkitkan semangat pasien untuk sembuh. Paidi juga mengajak pasien menjadikan sakit sebagai momentum untuk mengambil hikmah dan melakukan introspeksi diri, khususnya dalam mempersiapkan bekal kehidupan akhirat. Ia menjelaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, ibarat tempat persinggahan bagi seorang musafir sebelum melanjutkan perjalanan menuju kehidupan yang kekal.

Selanjutnya, Nurbaiti Lubis turut memberikan penguatan rohani kepada pasien dengan mengajak mereka untuk senantiasa bersabar dan ikhlas dalam menerima ujian penyakit. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak doa serta memohon pertolongan kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Nurbaiti Lubis, khusus untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan kesembuhan bagi seluruh pasien yang sedang menjalani perawatan.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan konsistensi para penyuluh agama Islam dalam memberikan pendampingan rohani kepada pasien rawat inap di rumah sakit. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama Islam. Orang yang sedang sakit perlu kita kunjungi, kita dampingi, dan diberikan pencerahan rohani agar semangat untuk sembuh tumbuh dalam diri setiap pasien. Kehadiran penyuluh agama di rumah sakit merupakan bentuk nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” ungkap Agus Salim.

Melalui kegiatan bimbingan dan pendampingan rohani ini, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal berharap pasien tidak hanya memperoleh penguatan spiritual, tetapi juga memiliki ketabahan, kesabaran, dan optimisme dalam menjalani proses pengobatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan yang humanis, peduli, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menghadapi ujian sakit.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *