Medan (Humas) – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., memberikan bimbingan kerohanian kepada pegawai Kantor Camat Medan Sunggal, Jumat (6/11/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Medan Sunggal, Jalan Letjend Tahi Bonar Simatupang Nomor 193, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Sunggal, Sri Jumiati Harahap, S.STP., M.AP., serta seluruh ASN dan staf di lingkungan Kantor Camat Medan Sunggal. Mengangkat tema “5 Kunci Ibadah”, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah keagamaan oleh Paidi.
Dalam ceramahnya, Paidi menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan sehari-hari dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat yang ikhlas karena Allah SWT. Ia menerangkan bahwa dalam Islam terdapat dua jenis ibadah, yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Ibadah mahdhah merupakan ibadah yang tata cara pelaksanaannya telah ditentukan oleh syariat, sedangkan ibadah ghairu mahdhah mencakup berbagai aktivitas kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pekerjaan yang kita lakukan setiap hari, mulai dari Senin sampai Jumat, juga dapat menjadi ibadah. Ketika berangkat dari rumah hendaknya kita menanamkan niat untuk mencari nafkah dan memenuhi tanggung jawab keluarga karena Allah SWT. Dengan niat yang ikhlas, pekerjaan yang kita laksanakan di kantor tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah,” ujar Paidi.
Lebih lanjut, Paidi menyampaikan lima kunci agar ibadah diterima oleh Allah SWT. Pertama, beriman kepada Allah SWT. Kedua, memiliki niat yang ikhlas semata-mata karena Allah. Ketiga, memenuhi seluruh rukun dan syarat ibadah. Keempat, melaksanakan ibadah berdasarkan tuntunan sunah dan dalil yang telah ditetapkan dalam ajaran Islam. Kelima, menjauhi praktik perdukunan dan segala bentuk perbuatan syirik yang dapat merusak kemurnian tauhid serta keimanan kepada Allah SWT.
Sementara itu, Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas tausiyah yang disampaikan oleh Paidi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat komunikatif, menarik, menghibur, serta mengandung pesan keagamaan yang bermanfaat bagi seluruh peserta. “Saya sangat senang mendengarkan tausiyah yang disampaikan. Semoga ilmu dan pesan keagamaan yang diberikan dapat dipahami serta diamalkan oleh seluruh jamaah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun ketika menjalankan tugas sebagai ASN,” ungkap Agus Salim.
Kegiatan bimbingan kerohanian tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Paidi. Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN dan pegawai Kantor Camat Medan Sunggal semakin memahami bahwa bekerja dengan niat yang ikhlas, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT. Dengan demikian, penguatan rohani di lingkungan kerja diharapkan mampu membentuk pribadi ASN yang beriman, berintegritas, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Paidi).

