Penyuluh Agama Kristen Medan Laksanakan Pelayanan Rohani bagi Binaan Poldasu, Ingatkan Janji Allah yang Setia

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Pelayanan Rohani bagi Binaan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di Jl. Tanjung Morawa Km. 10.5, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual yang terarah, berkelanjutan, serta bertujuan membantu para binaan membangun kehidupan yang lebih baik.

Pelayanan rohani ini difokuskan untuk memperkuat iman, moral, dan kesejahteraan spiritual para binaan. Melalui pembinaan tersebut, para binaan didorong untuk mengalami pembaruan sikap dan perilaku berdasarkan nilai-nilai kekristenan, sehingga tumbuh menjadi individu yang lebih produktif, berintegritas, serta memiliki harapan baru dalam menata masa depan.

Kegiatan dipimpin oleh Otomosi Zebua, Penyuluh Agama Kristen, bersama tujuh anggota tim penyuluh lainnya. Dalam renungannya, Otomosi menyampaikan firman Tuhan dari Mazmur 145:19–21 dengan tema “Berseru Kepada Tuhan.” Ia menegaskan bahwa Tuhan selalu setia mendengar doa umat-Nya. “Kegiatan ini mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu setia mendengar doa dan kasih-Nya menyertai setiap orang yang mengasihi-Nya,” katanya.

Setelah penyampaian firman, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang turut dihadiri perwakilan Poldasu. Pihak Poldasu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memberikan pembinaan rohani, tetapi juga mendorong para binaan untuk memperbaiki sikap dan karakter mereka secara positif,” ujar salah seorang perwakilan.

Kegiatan ini diharapkan mampu membantu para binaan meninggalkan masa lalu yang kelam dan bangkit dengan semangat serta pengharapan baru. Melalui pendampingan rohani yang konsisten, Penyuluh Agama Kristen Kota Medan berharap para binaan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Selain memperkuat iman dan karakter, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara tim penyuluh dan pihak kepolisian. Komunikasi dan kerja sama yang harmonis diharapkan dapat mendukung program pembinaan berjalan lebih efektif. Para binaan pun merasa mendapat dukungan emosional dan spiritual, yang diyakini akan memperkuat motivasi mereka dalam menghadapi tantangan hidup dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *