Medan (Humas) Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Medan. Dalam ajang Olimpiade Dignity Se-Sumatera Utara yang digelar secara luring (offline) bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Sumut di Kampus UINSU Jalan Sutomo Medan pada Sabtu (22 November 2025), dua siswa MTsN 1 Medan berhasil membawa pulang medali.
Olimpiade yang menguji kemampuan pada mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika ini menjadi medan pembuktian talenta akademik terbaik madrasah di Sumatera Utara.
Maher Khaffa El Khalil Meraih Medali Emas dengan predikat Juara 2 untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Alfin Nur Ihsan Meraih Medali Perak dengan menduduki Peringkat 9 untuk mata pelajaran Matematika.
Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., menyambut capaian ini dengan suka cita luar biasa, terutama karena diraih dalam kompetisi tatap muka langsung. “Selama ini banyak siswa kita yang meraih medali dalam olimpiade daring, namun kali ini siswa kita berhasil meraih prestasi emas dan perak dalam olimpiade secara langsung atau luring. Tentunya ini merupakan hal yang membanggakan madrasah,” ujar Syakhrim.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Dra. Irma Deliati, M.Pd, menjelaskan bahwa partisipasi dalam olimpiade luring ini merupakan bagian dari strategi madrasah. “Olimpiade offline ini berfungsi sebagai wahana seleksi dalam menjaring talenta terbaik di madrasah. Tujuan utamanya adalah untuk mengukur dan mengembangkan potensi terbaik siswa dalam bidang akademik sehingga bisa kita bina ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi,” jelas Irma.
Maher Khaffa El Khalil, peraih Juara 2 IPS, berbagi pengalamannya menghadapi kompetisi yang ketat. “Awalnya saya merasa tegang dan grogi menghadapi ratusan peserta dari seluruh Sumatera Utara, tapi alhamdulillah saya bisa menjawab soal dengan maksimal dan bisa meraih Juara 2,” ujar Maher, yang mengakui tingkat kesulitan soal yang diberikan cukup tinggi.
Keberhasilan di Olimpiade Dignity ini mengukuhkan posisi MTsN 1 Medan sebagai lembaga pendidikan yang unggul, baik dalam kompetisi akademik maupun non-akademik.

