Medan (Humas) — Dalam upaya memperkuat pembinaan rohani dan karakter generasi muda, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan pelayanan dan pembinaan keagamaan di Yayasan Panti Asuhan Rumah Anak Harapan Kharispia, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menghadirkan Frensa Hasugian sebagai pengkhotbah dengan membawakan firman Tuhan dari 1 Petrus 1:13-16 tentang pentingnya hidup kudus dalam perkataan dan perbuatan.
Dalam penyampaiannya, Frensa Hasugian mengajak anak-anak panti asuhan untuk menjaga sikap, ucapan, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata iman kepada Tuhan.
Ia menegaskan bahwa hidup kudus tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui perkataan yang baik, sikap saling menghormati, serta perbuatan yang membawa damai dan kebaikan bagi sesama.
“Hidup kudus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga perkataan, menghormati sesama, dan melakukan perbuatan yang baik. Ketika hidup kita mencerminkan kasih dan kebaikan, maka di situlah firman Tuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Frensa Hasugian di hadapan anak-anak panti asuhan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya membangun rasa percaya diri dan semangat belajar bagi anak-anak panti asuhan agar mampu meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk bertumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, gereja, bangsa, dan negara.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kekudusan harus menjadi dasar dalam membangun karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman dan tantangan kehidupan sosial saat ini. Dengan memiliki karakter yang baik, anak-anak diharapkan mampu menjadi pribadi yang kuat, berintegritas, serta mampu membawa pengaruh positif di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Anak-anak panti tampak mengikuti ibadah dan mendengarkan firman Tuhan dengan khidmat serta aktif berinteraksi selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelayanan ini, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan berharap pembinaan rohani yang diberikan dapat memperkuat iman, membangun karakter positif, serta menanamkan nilai-nilai kasih, kedisiplinan, dan kepedulian sosial sejak dini.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan spiritual dan penguatan moral dalam kehidupan sehari-hari.

