Bimas Kristen Kemenag Medan Turut Semarakkan MTQ ke-59, Wujudkan Kebersamaan dalam Keberagaman

Medan (Humas) — Partisipasi aktif Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kota Medan turut mewarnai semarak pelaksanaan MTQ ke-59 Kota Medan, Rabu (15/4/2026). Kehadiran unsur Bimas Kristen menjadi wujud nyata dukungan lintas iman dalam menyukseskan ajang keagamaan tingkat kota tersebut.

Kepala Seksi Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Maruli Tua Hasugian, hadir langsung di stand Kementerian Agama Kota Medan sebagai bentuk partisipasi sekaligus dukungan terhadap kegiatan MTQ ke-59. Kehadirannya tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam membangun suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, Maruli Tua Hasugian menegaskan bahwa keikutsertaan Bimas Kristen dalam kegiatan MTQ merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat harmoni antarumat beragama di Kota Medan.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan dan kebersamaan. MTQ bukan hanya milik satu kelompok, tetapi menjadi momentum bersama untuk mempererat persatuan dan menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan lintas agama dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat.

“Ketika kita hadir dan saling mendukung dalam kegiatan keagamaan, di situlah kita memperkuat rasa saling menghargai. Ini adalah fondasi penting dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, Seksi Bimas Kristen turut berinteraksi dengan masyarakat yang mengunjungi stand Kementerian Agama. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri serta menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan dapat dilakukan secara inklusif, terbuka, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Selain itu, partisipasi ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peran dan fungsi Bimas Kristen kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan umat, pelayanan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan sosial.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Bimas Kristen juga hadir untuk memberikan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan. Kehadiran kami di MTQ ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan dan kedekatan kami dengan masyarakat,” ungkap Maruli.

Kegiatan ini juga mempererat sinergi antarpegawai di lingkungan Kementerian Agama Kota Medan. Kolaborasi lintas seksi yang terjalin selama MTQ berlangsung menjadi bukti kuat bahwa pelayanan publik dapat berjalan optimal melalui kerja sama dan kebersamaan.

Dengan keikutsertaan Seksi Bimas Kristen dalam memeriahkan MTQ ke-59 Kota Medan, diharapkan semangat toleransi, persatuan, dan kebersamaan semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menjadi contoh nyata kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *