Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kemenag Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Negeri 13 Medan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai thaharah, khususnya tata cara mandi wajib sesuai syariat Islam sebagai bekal dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan menghadirkan narasumber Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Belawan, Hj. Nita Lamongga, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, dan Lita Maysarah, S.E.I., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Maimun. Materi yang disampaikan meliputi pengertian mandi wajib, sebab-sebab diwajibkannya mandi wajib, tata cara pelaksanaannya, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian sebagai syarat sah beribadah.
Dalam pemaparannya, Lela Hamidah mengajak para siswa untuk memahami hukum-hukum thaharah dengan benar agar mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Pemahaman tentang mandi wajib merupakan bagian penting dari thaharah yang harus dimiliki setiap muslim. Dengan mengetahui tata cara yang benar sesuai syariat Islam, kita dapat menjaga kesucian diri sehingga ibadah yang kita lakukan menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Selain memberikan materi, para narasumber juga membuka sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Berbagai pertanyaan seputar praktik mandi wajib dan persoalan thaharah dijawab secara jelas sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai materi yang disampaikan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan interaktif. Antusiasme para siswa terlihat selama mengikuti penyampaian materi hingga sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta semakin memahami pentingnya menjaga kesucian sebagai bagian dari ajaran Islam.
Guru Pendidikan Agama Islam SMK Negeri 13 Medan, Rabiatu Adawiyah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan BRUS oleh PAI Kemenag Medan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PAI Kemenag Medan yang telah memberikan pembinaan kepada peserta didik kami. Materi tentang mandi wajib sangat relevan bagi remaja dan menjadi bekal penting dalam memahami thaharah sebagai dasar ibadah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan memahami ajaran Islam dengan baik,” ungkapnya.

