BRUS SMKN 13 Medan, Penyuluh Agama Islam Ajak Siswi Tampil Cantik Luar Dalam Menurut Islam

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMKN 13 Medan, Jalan Serue, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Cantik Luar Dalam Menurut Islam: The Real Glow Up” untuk mengajak para siswi memahami makna kecantikan berdasarkan nilai-nilai Islam. Materi disampaikan oleh Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Medan Belawan, dengan moderator Lita Maysarah, S.E.I., Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Medan Maimun. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak membangun kepercayaan diri sekaligus memperkuat akhlak dan kepribadian yang baik.

Dalam pemaparannya, Lela Hamidah menjelaskan bahwa kecantikan seorang muslimah tidak hanya dinilai dari penampilan fisik, tetapi juga tercermin melalui kebersihan hati, kesantunan, dan perilaku sehari-hari. Ia mengajak para siswi untuk tidak menjadikan standar kecantikan di media sosial sebagai satu-satunya ukuran dalam menilai diri sendiri. “Cantik luar dalam menurut Islam bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang hati yang bersih, tutur kata yang santun, dan akhlak yang terpuji,” ujarnya. Selain itu, ia menekankan bahwa setiap remaja perlu menghargai dirinya sendiri tanpa harus membandingkan penampilan dengan orang lain.

Lela juga mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam membentuk karakter dan menemukan jati diri. Menurutnya, pengaruh pergaulan dan media sosial perlu disikapi secara bijak agar tidak membuat remaja terjebak dalam standar kecantikan yang berlebihan. “The real glow up adalah ketika kita tidak hanya memperbaiki penampilan, tetapi juga meningkatkan keimanan, menjaga kehormatan diri, dan membiasakan perilaku yang baik,” tuturnya. Senada dengan hal itu, para siswi didorong untuk merawat diri secara sehat, berpakaian sopan, menjaga kebersihan, serta membangun rasa percaya diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sambutan turut disampaikan oleh Rabiatul Adawiyah, guru Pendidikan Agama Islam SMKN 13 Medan, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan BRUS oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan. Ia menyambut baik pembinaan tersebut karena memberikan tambahan wawasan keagamaan sekaligus penguatan karakter bagi para peserta didik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan atas pembinaan yang diberikan kepada siswi kami,” ujarnya. Sementara itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus mendukung pembentukan generasi muda yang berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan BRUS berlangsung dengan antusias dan memberikan ruang bagi para siswi untuk memahami pentingnya menyeimbangkan kecantikan lahiriah dan batiniah. Kecantikan dari dalam dapat diwujudkan melalui kejujuran, kesabaran, rasa hormat kepada orang tua dan guru, serta kepedulian terhadap sesama. Adapun kecantikan lahiriah dapat dijaga dengan memperhatikan kebersihan, kesehatan, kerapian, dan penampilan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Selain itu, pembinaan ini diharapkan membantu para remaja lebih bijak dalam membangun identitas diri di tengah perkembangan tren dan pengaruh lingkungan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan ibadah dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan sekolah. Melalui BRUS ini, Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan berharap para siswi mampu bertumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, percaya diri, dan berakhlakul karimah. Pemahaman tentang kecantikan dalam Islam diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi juga diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Dengan demikian, semangat The Real Glow Up dapat diwujudkan melalui perpaduan penampilan yang baik, hati yang bersih, dan akhlak yang mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *