Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Ajak Warga Binaan Tinggalkan Kebiasaan Buruk dan Memulai Hidup Baru

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan pelayanan Bimbingan Rohani bagi warga binaan di Polsek Medan Tuntungan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Tinggalkan Kebiasaan Buruk, Mulailah Hidup Baru” dengan berlandaskan Firman Tuhan dari 1 Korintus 15:33. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki diri, dan membangun harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Rangkaian ibadah diawali dengan puji-pujian yang dipimpin oleh Debora Br Pandia, S.Th., kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Firman Tuhan oleh Mateus Brian Purba, S.Th. Dalam khotbahnya, Mateus menjelaskan bahwa kebiasaan buruk dan lingkungan pergaulan dapat memengaruhi pola pikir, perkataan, serta tindakan seseorang. “Jangan biarkan kebiasaan buruk menguasai hidup kita, tetapi jadikan kesalahan di masa lalu sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik,” pesannya.

Mateus menegaskan bahwa masa pembinaan dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri dan memulai perubahan positif. Menurutnya, perubahan membutuhkan kesungguhan hati yang diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti mengendalikan emosi, menjaga perkataan, memilih pergaulan yang baik, serta membiasakan diri berdoa dan membaca Firman Tuhan. Selain itu, warga binaan diingatkan agar tidak terus terpuruk dalam kesalahan masa lalu, melainkan berani mengambil keputusan yang lebih bijaksana untuk masa depan.

Sementara itu, doa syafaat dipimpin oleh Ira Mayasari Tarigan, S.Th., dengan doa yang dipanjatkan bagi warga binaan, keluarga mereka, serta jajaran Polsek Medan Tuntungan. Doa tersebut menjadi bentuk dukungan spiritual agar warga binaan memperoleh kekuatan, ketenangan hati, dan kesungguhan dalam menjalani masa pembinaan. Kegiatan juga dilengkapi dengan pelayanan konseling oleh Mona Putri Sembiring, S.Th., sebagai ruang pendampingan bagi warga binaan untuk menyampaikan pergumulan dan memperoleh penguatan rohani.

Senada dengan hal itu, pelayanan Bimbingan Rohani menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk warga binaan. Pelayanan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian Firman Tuhan, tetapi juga mendukung penguatan iman, pembentukan karakter, dan penumbuhan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Pesan dari 1 Korintus 15:33 turut mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan dan meninggalkan kebiasaan yang dapat membawa pengaruh negatif.

Kegiatan Bimbingan Rohani ini diharapkan menjadi penguat bagi warga binaan untuk menata kembali kehidupan dan membangun masa depan yang lebih baik. Perubahan positif dapat dimulai dari keberanian mengakui kesalahan, meninggalkan kebiasaan buruk, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga dan lingkungan. Dengan iman yang teguh dan tekad untuk berubah, warga binaan diharapkan mampu menjalani masa pembinaan dengan penuh pengharapan. Semangat untuk memperbaiki diri hendaknya terus dijaga agar mereka dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *