Medan (Humas) Siswa-siswi MTsN 1 Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Madrasah Science Olympiad (MSO) Tahun 2026 Tingkat SMP/MTs yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Generasi Berprestasi (DIGNITI). Kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Jalan IAIN No. 1, Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, pada Senin (1/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara yang berkompetisi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.
MTsN 1 Medan mengutus enam siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang tersebut. Hasilnya, seluruh peserta yang dikirim berhasil meraih prestasi membanggakan. Maher Khaffa berhasil meraih Medali Emas bidang IPS, Wirya Hadi Nugraha memperoleh Medali Perunggu bidang IPS, Yhara Izzatinnisa Nasution meraih Medali Perunggu bidang IPA, Kansa Airis Putri Lubis memperoleh Medali Perak bidang IPA, Aidil Raffie Mahdi meraih Medali Perak bidang IPA, serta Adrian Ar-Rofif berhasil meraih Medali Emas sekaligus Juara 3 bidang IPA.
Keberhasilan tersebut disambut dengan rasa syukur oleh Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd. Menurutnya, prestasi yang diraih para siswa menjadi bukti bahwa peserta didik MTsN 1 Medan mampu bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari sekolah lain. Ia menilai kompetisi yang dilaksanakan secara luring memiliki manfaat besar dalam membentuk karakter dan mental bertanding siswa. “Olimpiade secara luring ini sangat baik diikuti oleh siswa karena mereka akan belajar menghadapi tekanan, mengatasi rasa gugup, serta belajar menyikapi kekalahan maupun kemenangan secara bijak. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan kompetisi di masa depan,” ujar Syakhrim.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rusdian Effendi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa seluruh siswa yang mengikuti olimpiade tersebut merupakan peserta didik pilihan yang selama ini aktif mengikuti pembinaan dalam kelompok KSM MTsN 1 Medan. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi luring merupakan bagian dari proses pembentukan mental dan pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar. “Keenam siswa ini memang dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang akan datang. Melalui kegiatan ini, mereka dapat menguji mental saat mengerjakan soal di bawah pengawasan yang ketat dan bersaing dengan ratusan peserta lain dalam satu ruangan. Pengalaman psikologis seperti inilah yang sengaja dicari untuk memperkuat daya juang dan kepercayaan diri mereka ketika menghadapi kompetisi yang sesungguhnya,” jelas Rusdian.
Salah satu guru pembimbing sekaligus pendamping siswa, Andi Ilham, S.Pd., juga mengapresiasi semangat para peserta yang tetap berlatih di tengah pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Ia menyebutkan bahwa para siswa menunjukkan komitmen yang tinggi untuk mempersiapkan diri menghadapi perlombaan meskipun harus membagi waktu antara belajar untuk ujian dan latihan olimpiade. “Di sela-sela pelaksanaan SAS, mereka tetap bersemangat mengikuti pembinaan dan berlatih secara rutin. Alhamdulillah, usaha yang mereka lakukan membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan berlatih lebih giat sehingga dapat meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya,” tuturnya.
Prestasi yang diraih pada ajang MSO 2026 ini semakin menegaskan komitmen MTsN 1 Medan dalam membina dan mengembangkan potensi akademik peserta didik. Madrasah berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, mengharumkan nama madrasah, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi akademik di tingkat yang lebih tinggi.

