Medan (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswi MTsN 2 Medan, Hafifah Assyaqila, siswi kelas VII-J, yang berhasil meraih medali emas tingkat nasional dalam Olimpiade Sains Pelajar Indonesia 2.0 bidang studi Sejarah. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 2 Medan sekaligus menjadi bukti semangat peserta didik dalam mengembangkan potensi akademiknya. Penghargaan atas prestasi tersebut diberikan langsung oleh Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Penyerahan penghargaan berlangsung pada Kamis (1/10/2026) di Lapangan Serbaguna MTsN 2 Medan. Momen tersebut menjadi semakin bermakna karena prestasi di bidang sejarah diraih bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Keberhasilan Hafifah dalam meraih medali emas nasional menunjukkan bahwa semangat belajar, ketekunan, dan kecintaan terhadap sejarah dapat melahirkan prestasi yang membanggakan. Melalui pencapaian ini, Hafifah tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik MTsN 2 Medan di tingkat nasional. Prestasi tersebut juga sejalan dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila yang mengajak generasi muda untuk memahami sejarah perjalanan bangsa serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Kepala MTsN 2 Medan Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi prestasi Hafifah yang telah berhasil meraih medali emas tingkat nasional dalam bidang Sejarah, terlebih penghargaan ini diterima pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan mencintai sejarah bangsa,” ujarnya. Pesta Berampu juga berharap prestasi tersebut dapat memotivasi siswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati.
Dukungan terhadap prestasi siswa juga datang dari Komite MTsN 2 Medan yang terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi akademik maupun nonakademik peserta didik. Komite madrasah memandang bahwa keberhasilan siswa merupakan hasil dari sinergi antara siswa, guru, orang tua, madrasah, dan seluruh pihak yang memberikan dukungan. Prestasi Hafifah menjadi salah satu contoh bahwa pembinaan yang berkelanjutan dan kesempatan untuk mengikuti kompetisi dapat membuka ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga semakin banyak siswa MTsN 2 Medan yang mampu menorehkan prestasi di berbagai tingkat kompetisi. Dukungan bersama juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.
Penyerahan medali emas kepada Hafifah setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol apresiasi madrasah terhadap kerja keras dan pencapaian peserta didik. Momentum ini sekaligus mengingatkan seluruh warga madrasah bahwa memahami sejarah merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan. Dengan prestasi tersebut, Hafifah diharapkan dapat terus mempertahankan semangat belajar dan mengembangkan kemampuannya di bidang sejarah maupun bidang lainnya. MTsN 2 Medan bersama Komite Madrasah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan ruang bagi siswa dalam mengembangkan bakat serta meraih prestasi. Semoga pencapaian Hafifah menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MTsN 2 Medan untuk terus berprestasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (SZ/FE)

