Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji, MA dan Paidi, S.Ag, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Pusat Rehabilitasi Yayasan Medan Plus, Jalan Jamin Ginting Pasar VII Nomor 45 Medan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para warga binaan dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual.
Dalam penyampaiannya, Paidi mengawali materi dengan mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hakim tentang pentingnya memanfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya. Hadis tersebut mengajarkan agar manusia memanfaatkan masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, waktu luang sebelum sibuk, dan hidup sebelum mati.
Paidi menjelaskan bahwa masa muda merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk melakukan berbagai kebaikan dan meningkatkan kualitas diri. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah dirinya akan mencapai usia tua, sehingga masa muda harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai salah satu nikmat terbesar dari Allah SWT. “Manfaatkan nikmat sehat sebelum datang sakitmu. Ketika Allah memberikan kesehatan, gunakanlah untuk beribadah, bekerja, dan melakukan kebaikan, karena ketika sakit datang, banyak hal yang tidak dapat lagi kita lakukan secara maksimal,” ujar Paidi.
Ia juga mengingatkan agar setiap orang memanfaatkan rezeki yang dimiliki untuk bersedekah, berinfak, dan berwakaf guna membantu sesama. Menurutnya, kondisi ekonomi seseorang dapat berubah sewaktu-waktu. Demikian pula dengan waktu luang yang dimiliki saat ini, hendaknya digunakan untuk hal-hal positif sebelum datang masa kesibukan. “Jagalah hidupmu sebelum datang matimu. Persiapkan bekal terbaik selama masih hidup agar ketika kembali kepada Allah SWT kita membawa amal saleh yang menjadi penolong di akhirat nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Fuji,menutup kegiatan dengan memimpin doa dan muhasabah bersama. Melalui doa tersebut, para peserta diajak untuk merenungkan perjalanan hidup serta memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan, kekuatan iman, dan hidayah untuk kembali ke jalan yang diridhai-Nya. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Bimbingan dan penyuluhan yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal di Yayasan Medan Plus menegaskan pentingnya memanfaatkan setiap nikmat yang diberikan Allah SWT, khususnya kesehatan, masa muda, rezeki, waktu luang, dan kesempatan hidup. Melalui penguatan spiritual dan muhasabah, peserta diajak untuk lebih bersyukur, memperbaiki diri, serta mempersiapkan bekal amal saleh demi meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. (Paidi).

