Kanwil Kemenag Sumut Monev Persiapan OMI 2026 di MIN 5 Medan

Medan (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap persiapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 di MIN 5 Medan, Sabtu (5/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan oleh Dr. Syamsiah, S.Ag., MA., bersama tim Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi ajang kompetisi akademik tersebut. Kehadiran tim Kanwil disambut langsung oleh Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan monev tidak hanya diarahkan untuk melihat kesiapan peserta didik, tetapi juga untuk memastikan proses pembinaan yang telah dilakukan madrasah berjalan secara terarah dan berkesinambungan. Tim Kanwil melihat secara langsung pelaksanaan bimbingan serta kesiapan siswa yang telah dipersiapkan untuk mengikuti OMI 2026. Melalui monitoring tersebut, madrasah juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan masukan dan evaluasi sebagai bahan penyempurnaan program pembinaan.

Dalam kunjungan tersebut, Syamsiah bersama tim memantau berbagai persiapan yang telah dilakukan MIN 5 Medan, khususnya terkait pembinaan peserta OMI. Para siswa yang telah ditunjuk mengikuti kompetisi mendapatkan bimbingan secara rutin dari guru pembimbing dengan materi yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing. Selain penguatan materi, siswa juga diberikan latihan soal secara berkala untuk meningkatkan kemampuan berpikir, ketelitian, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai bentuk soal kompetisi.

Pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), pembinaan siswa dilakukan oleh Maisdawati dan Halimah. Keduanya secara konsisten mendampingi peserta didik dalam memahami materi sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Pembinaan tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga diarahkan pada kemampuan memecahkan masalah melalui berbagai latihan yang disesuaikan dengan karakteristik kompetisi OMI. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi akademiknya secara optimal.

Sementara itu, pembinaan bidang Matematika dipercayakan kepada Rahimah dan Ade. Bimbingan diarahkan untuk memperkuat kemampuan numerasi, logika, penalaran, serta strategi dalam menyelesaikan soal secara tepat dan efisien. Para siswa diberikan latihan secara berkala sehingga terbiasa menghadapi soal dengan tingkat kesulitan yang beragam. Perkembangan kemampuan peserta juga terus dipantau sebagai bagian dari upaya memastikan proses pembinaan berjalan secara terukur dan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan motivasi sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik. “Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kanwil bersama tim untuk melihat secara langsung persiapan OMI di MIN 5 Medan. Kehadiran tim memberikan motivasi bagi kami untuk semakin serius dalam mempersiapkan anak-anak,” ujarnya.

Sri Darmawati menjelaskan bahwa siswa yang telah dipersiapkan mengikuti OMI mendapatkan pendampingan secara rutin dari guru pembimbing. Madrasah juga memberikan dukungan agar peserta didik dapat mengikuti proses latihan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh semangat. “Kami berharap anak-anak dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik MIN 5 Medan. Kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar mereka semakin percaya diri dalam menghadapi kompetisi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan monev, tim Kanwil turut melihat kesungguhan para siswa mengikuti proses pembinaan. Para peserta tampak antusias menerima arahan guru serta berusaha menyelesaikan berbagai latihan yang diberikan. Pembinaan yang dilaksanakan secara rutin menjadi salah satu bentuk keseriusan MIN 5 Medan dalam mempersiapkan peserta OMI, sekaligus membangun kebiasaan belajar yang disiplin dan konsisten.

Selain kemampuan akademik, madrasah juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter peserta didik. Siswa diarahkan untuk memiliki sikap percaya diri, disiplin, pantang menyerah, dan mampu menghadapi tantangan dengan sportif. Nilai-nilai tersebut dipandang penting karena keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjawab soal, tetapi juga kesiapan mental dan karakter peserta.

Kunjungan Kanwil juga menjadi ruang bagi MIN 5 Medan untuk menerima berbagai masukan terkait proses persiapan OMI 2026. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan program pembinaan berjalan sesuai dengan tujuan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu disempurnakan. Setiap masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas pendampingan dan memaksimalkan potensi siswa.

Sinergi antara Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara, madrasah, guru pembimbing, dan peserta didik menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan menghadapi OMI 2026. Kepala madrasah bersama guru pembimbing menunjukkan komitmen untuk terus mendampingi siswa hingga pelaksanaan kompetisi. Sementara itu, para peserta terus didorong untuk menjadikan setiap proses latihan sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan membangun mental berprestasi.

MIN 5 Medan berharap seluruh proses pembinaan yang telah dilakukan secara konsisten dapat memberikan hasil terbaik pada pelaksanaan OMI 2026. Kehadiran tim Kanwil melalui kegiatan monev menjadi penyemangat bagi madrasah untuk terus melakukan pembenahan sekaligus memberikan dukungan maksimal kepada peserta didik. Dengan kerja keras, latihan yang terarah, pendampingan guru, serta doa, siswa MIN 5 Medan diharapkan mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengukir prestasi yang membanggakan bagi madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *