Kedudukan Iman dan Ibadah dalam Diri Ibadurrahman Jadi Bahasan Pengajian Rutin di Masjid Al Ihsan

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan terus menguatkan pembinaan keagamaan masyarakat melalui peran aktif para penyuluh agama di berbagai majelis taklim. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area, Amri Sembiring, dalam pengajian rutin Majelis Taklim Masjid Al Ihsan Jalan Jermal XI pada Minggu (7/6/2026).

Pada kegiatan tersebut, Amri Sembiring menyampaikan materi bertajuk “Kedudukan Iman dan Ibadah di dalam Diri Ibadurrahman”. Dalam kajiannya, ia menjelaskan bahwa iman dan ibadah merupakan dua unsur utama yang membentuk karakter seorang muslim sebagaimana digambarkan dalam Surah Al-Furqan tentang sifat-sifat Ibadurrahman.

Menurutnya, keimanan yang kuat harus diwujudkan dalam bentuk ibadah yang istiqamah dan tercermin dalam akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, seorang muslim tidak hanya memiliki keyakinan yang benar, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam interaksi sosialnya.

“Iman dan ibadah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam diri seorang Ibadurrahman. Iman menjadi fondasi keyakinan, sedangkan ibadah merupakan wujud nyata dari keimanan tersebut. Ketika keduanya terjaga dengan baik, maka akan lahir pribadi yang bertakwa, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Amri Sembiring.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus memperkuat keimanan melalui pembelajaran agama serta meningkatkan kualitas ibadah sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

“Majelis taklim menjadi wadah yang sangat baik untuk menambah ilmu dan memperkokoh keimanan. Dengan ilmu yang dipelajari dan diamalkan, diharapkan setiap muslim mampu menjadi bagian dari hamba-hamba Allah yang senantiasa menjaga iman, ibadah, dan akhlaknya,” tambahnya.

Pengajian yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti oleh jamaah Majelis Taklim Masjid Al Ihsan dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berdampak serta memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *