Kepala KUA Medan Area Ajak Jamaah Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Generasi Muda

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Area, Julhaidir Sembiring, M.Ag., mengajak jamaah menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sebagai sarana memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian terhadap kemakmuran masjid, serta memperkuat pembinaan generasi muda. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Muslimin, Jalan Gedung Arca Gang Jawa, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan dihadiri Lurah Pasar Merah Timur, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Muslimin Eddy Iskandar, pengurus masjid, jamaah kaum ibu, serta masyarakat sekitar. Peringatan Maulid menjadi momentum bagi jamaah untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus merefleksikan nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hadir sebagai penceramah, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang menyampaikan tausiah mengenai keteladanan Rasulullah SAW. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan akhlak dan kehidupan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah Swt. maupun dalam membangun hubungan dengan sesama.

Dalam sambutannya, Julhaidir Sembiring menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan membangun komitmen bersama dalam memakmurkan masjid serta menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Maulid Nabi ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kebersamaan, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar Julhaidir.

Lebih lanjut, Julhaidir menyampaikan pentingnya memperkuat ukhuwah antara pengurus BKM dan jamaah. Menurutnya, hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antara pengurus dan jamaah menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana masjid yang nyaman sekaligus mendukung berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan umat.

Selain itu, ia mendorong peningkatan sinergi antara pengurus BKM dengan nazir wakaf, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset wakaf. Menurutnya, pengelolaan aset wakaf secara baik dan sesuai peruntukannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

“Pengurus BKM dan nazir wakaf perlu terus membangun komunikasi dan sinergi, sehingga aset wakaf yang ada dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat,” jelasnya.

Hal lain yang menjadi perhatian Julhaidir adalah pentingnya meningkatkan kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan, khususnya bagi kalangan remaja. Ia menilai generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal kehidupan masjid, belajar agama, serta terlibat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *