Medan (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., memimpin pembinaan kepada Guru Maghrib Mengaji (GMM) Kecamatan Medan Sunggal di Rumah Qur’an Rahimah, Jalan Klambir V, Gang Tower, Nomor 32, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pengelola serta guru Maghrib Mengaji di wilayah Kecamatan Medan Sunggal.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., dan dihadiri oleh Rahimah selaku koordinator Rumah Qur’an Rahimah, May Diaz Vera Putri, Nurul Aisyah, Dewi Anggraini Lestari, Dimas Panji Aria, serta Nabhan Fauzan Assyayuti.
Dalam arahannya, Agus Salim menyampaikan sejumlah hal penting terkait administrasi, peningkatan metode pembelajaran, serta penguatan praktik ibadah bagi anak-anak peserta Maghrib Mengaji.
Agus Salim menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung proses pendaftaran Guru Maghrib Mengaji melalui pembaruan aplikasi dan kelengkapan dokumen yang harus diunggah. Oleh karena itu, seluruh guru GMM Kecamatan Medan Sunggal diimbau segera melengkapi berkas administrasi dan mengunggahnya melalui aplikasi yang telah disediakan Pemerintah Kota Medan. “Saya berharap seluruh guru Maghrib Mengaji segera melengkapi dokumen yang diperlukan dan mengunggahnya ke aplikasi agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain aspek administrasi, Agus Salim juga menekankan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran. Menurutnya, guru Maghrib Mengaji perlu mengembangkan pendekatan pembelajaran yang kreatif, bervariasi, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Dengan metode yang tepat, kegiatan belajar membaca Al-Qur’an diharapkan semakin menarik sehingga anak-anak lebih bersemangat mengikuti pembelajaran dan mampu memahami materi yang disampaikan.
Ia juga mengingatkan para guru agar tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi turut membekali anak-anak dengan praktik ibadah dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan tersebut dapat berupa praktik salat, menghafal selawat, doa-doa sehari-hari, serta ayat-ayat Al-Qur’an. “Anak-anak Maghrib Mengaji perlu dipersiapkan agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mempraktikkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Agus Salim.
Dalam kesempatan itu, Agus Salim turut mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan memperkuat koordinasi melalui grup GMM KUA Medan Sunggal. Guru yang belum bergabung diimbau segera mendaftarkan nomor teleponnya agar dapat menerima informasi terbaru, khususnya terkait perubahan data, pembaruan administrasi, dan kebijakan dari Pemerintah Kota Medan. Pertemuan berlangsung komunikatif melalui sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab. Sejumlah pertanyaan dari para guru dijawab langsung oleh Agus Salim sehingga memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai berbagai hal yang dibahas.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Paidi, S.Ag., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal. Doa dipanjatkan agar seluruh guru diberikan kemudahan dalam mengajar, kesabaran dalam membimbing anak didik, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas. Melalui pembinaan ini, diharapkan para Guru Maghrib Mengaji di Kecamatan Medan Sunggal semakin tertib dalam administrasi, inovatif dalam pembelajaran, dan konsisten menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an serta praktik ibadah kepada generasi muda. Dengan demikian, Rumah Qur’an Rahimah dan lembaga Maghrib Mengaji lainnya dapat terus berperan dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, beriman, dan mencintai Al-Qur’an.(Paidi).

