Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Sumadi Ginting, S.Ag., menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar Kota Medan di SD Swasta Budi Murni 3, Minggu (11/5/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB tersebut diikuti oleh 15 guru Pendidikan Agama Katolik tingkat dasar dari sekolah negeri maupun swasta di Kota Medan.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SD Swasta Budi Murni 3, Rouli Petra Tamba, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai tuan rumah pelaksanaan KKG. Ia menegaskan bahwa kegiatan kolaborasi antarguru seperti ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran di era pendidikan modern saat ini.
Dalam sesi inti kegiatan, para peserta dipandu oleh Ketua KKG, Rubina Samosir, S.Ag., untuk menyusun kisi-kisi dan soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Pendidikan Agama Katolik kelas 1 hingga kelas 6. Para guru dibagi menjadi enam kelompok kerja sesuai jenjang kelas untuk menyusun indikator, kisi-kisi, serta butir soal yang sesuai dengan capaian pembelajaran dan tingkat kemampuan siswa. Seluruh hasil penyusunan kemudian dikumpulkan dan diedit menjadi satu dokumen standar SAS yang siap digunakan oleh sekolah-sekolah peserta.
Selain penyusunan soal, kegiatan KKG kali ini juga menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Sumadi Ginting, S.Ag., memberikan tutorial langsung mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui metode vibe coding untuk membuat kuis interaktif berbasis permainan edukatif. Para guru tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut karena dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan hanya dengan menggunakan telepon genggam.
“Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran semakin kreatif, menarik, dan mudah diterima peserta didik,” ujar Sumadi Ginting, S.Ag. Melalui kegiatan KKG ini, para guru Pendidikan Agama Katolik Kota Medan diharapkan semakin solid dalam meningkatkan mutu pendidikan agama yang relevan, inovatif, dan bermakna bagi generasi muda.

