KUA Medan Amplas Matangkan Lima Agenda Strategis, Perkuat Pelayanan Keagamaan dan Pembinaan Masyarakat

Medan Amplas (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas memperkuat koordinasi internal guna memastikan berbagai program pelayanan dan pembinaan masyarakat berjalan secara terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi jajaran KUA Medan Amplas yang dipimpin langsung Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., Selasa (20/10/2026).

Rapat tersebut diikuti Fahrial, S.Ag., Harun Arrasyid, Lc., Dr. Syarto, Lc., M.A., Dewi Anggraini, Eliza Purba, Nurbaiti Lubis, dan Muhyiddin Nasution. Pertemuan ini membahas lima agenda penting yang membutuhkan persiapan matang, pembagian tugas, serta sinergi antarpelaksana agar setiap kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan sasaran yang telah ditetapkan.

Dalam koordinasi tersebut, Kepala KUA menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang solid di lingkungan kerja. Setiap unsur diharapkan memahami tanggung jawab masing-masing, menjaga komitmen, serta berkontribusi aktif dalam mendukung program pelayanan keagamaan dan pembinaan umat.

Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Kepala KUA Medan Amplas kepada Penyuluh Agama Islam, Penghulu, dan Penata Layanan Operasional (PLO) untuk senantiasa menghadirkan pelayanan dan bimbingan yang prima serta berdampak nyata di tengah-tengah masyarakat.

Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional

Agenda pertama yang dibahas adalah persiapan menghadiri peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026) pukul 08.00 WIB. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi santri dan pesantren dalam pengembangan pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, serta perjuangan menjaga keutuhan bangsa.

Kehadiran jajaran KUA diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap peran pesantren dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki semangat kebangsaan. Persiapan dilakukan agar keterlibatan KUA dalam kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan baik sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai unsur pendidikan dan keagamaan.

Persiapan Pembukaan PORSADIN pada 24 Oktober 2026

Agenda kedua berfokus pada persiapan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Nasional (PORSADIN) yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik pendidikan diniyah untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan potensi melalui berbagai cabang keagamaan, seni, serta olahraga.

Koordinasi diperlukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan dan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Melalui PORSADIN, pembinaan generasi muda diharapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya sikap disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan akhlak yang baik.

Perkuat Deteksi Dini melalui EWS SI-RUKUN

Agenda ketiga adalah penguatan EWS SI-RUKUN (Early Warning System — Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun). Pembahasan ini menyoroti pentingnya kepekaan terhadap dinamika sosial dan keagamaan di masyarakat guna mengenali potensi persoalan yang dapat memengaruhi kerukunan umat beragama.

Penguatan sistem deteksi dini membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan pemahaman terhadap kondisi masyarakat. Dengan mengenali potensi persoalan sejak awal, langkah pencegahan dan penanganan diharapkan dapat dilakukan secara tepat, proporsional, dan mengedepankan dialog.

Bagi KUA, upaya tersebut merupakan bagian dari pembinaan kehidupan beragama yang harmonis. Kerukunan perlu terus dirawat melalui sikap saling menghormati, komunikasi yang terbuka, dan penguatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Matangkan Persiapan NIKAH FEST MEDAN 2026

Agenda keempat membahas persiapan kegiatan pernikahan massal bertajuk NIKAH FEST MEDAN 2026 dengan tema “SATU HARI SEJUTA CINTA.” Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dalam membangun kehidupan keluarga.

Persiapan dilakukan dengan memperhatikan aspek administrasi, teknis pelaksanaan, koordinasi petugas, serta pelayanan kepada calon peserta sesuai ketentuan yang berlaku. Kesiapan tersebut penting agar kegiatan dapat berlangsung tertib dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengikuti program.

Melalui agenda ini, KUA Medan Amplas terus memperkuat perannya dalam pelayanan pencatatan pernikahan sekaligus mendorong terbentuknya keluarga yang memiliki kesiapan menjalankan tanggung jawab perkawinan. Pelayanan yang profesional dan sesuai prosedur diharapkan dapat memberikan kepastian serta kenyamanan bagi masyarakat.

Siapkan BRUN ke-2 di UNIVA Medan melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Agenda kelima adalah persiapan pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) ke-2 di Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan. Kegiatan ini direncanakan melalui kolaborasi KUA Kecamatan Medan Amplas, pihak kecamatan, Kapolsek Medan Amplas, dan Danramil 0201-08 Medan Amplas.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperluas jangkauan pembinaan generasi muda, khususnya dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Materi bimbingan direncanakan mencakup pemahaman mengenai tanggung jawab perkawinan, komunikasi dalam keluarga, serta pentingnya membangun ketahanan keluarga.

Keterlibatan berbagai unsur juga diharapkan dapat memperkaya pembinaan melalui perspektif keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Dengan pembekalan yang tepat, remaja usia nikah diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai agama.

Kepala KUA Tekankan Sinergi dan Tanggung Jawab Pelaksanaan

Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., menegaskan pentingnya koordinasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, setiap agenda membutuhkan persiapan yang terencana, komunikasi yang baik, serta keterlibatan seluruh unsur sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Ia mengarahkan agar seluruh jajaran KUA bekerja secara profesional, saling mendukung, dan memastikan setiap program tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi internal juga menjadi modal penting dalam membangun kerja sama dengan lembaga dan unsur terkait di luar KUA.

Pembahasan lima agenda tersebut memperlihatkan luasnya peran KUA dalam pelayanan dan pembinaan umat. Selain menjalankan pelayanan administrasi pernikahan, KUA turut mendukung penguatan kerukunan umat beragama, pengembangan pendidikan diniyah, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kesiapan masyarakat dalam membangun keluarga.

Melalui rapat koordinasi ini, jajaran KUA Kecamatan Medan Amplas memperkuat kesiapan menghadapi berbagai agenda mendatang. Dengan pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, dan kerja sama yang berkesinambungan, setiap program diharapkan dapat terlaksana secara optimal.

KUA Kecamatan Medan Amplas berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang responsif, profesional, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan dan bimbingan yang prima serta berdampak nyata bagi umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *