Kukuhkan Kader Adiwiyata, MIN 7 Medan Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau

Medan (Humas) — Madrasah melaksanakan Upacara Pengukuhan Kader Adiwiyata di halaman madrasah, Kamis (20/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan berkelanjutan. Melalui keberadaan kader Adiwiyata, madrasah berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh dan menjadi kebiasaan seluruh warga madrasah.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti seluruh peserta dengan tertib dan penuh semangat. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Kader Adiwiyata oleh peserta didik yang telah ditunjuk sebagai kader, sebagai bentuk kesiapan menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan madrasah. Setelah pembacaan ikrar, Kepala Madrasah secara resmi mengukuhkan para kader sebagai pelopor kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian, dan keindahan lingkungan. Momen tersebut berlangsung penuh semangat dan mendapat dukungan dari seluruh peserta upacara.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa Kader Adiwiyata memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli lingkungan di madrasah. Para kader diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara simbolis, tetapi mampu memberikan contoh nyata melalui kebiasaan sehari-hari. “Kader Adiwiyata harus mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Mulailah dari hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, merawat tanaman, serta menggunakan air dan listrik secara bijak,” ujar Kepala Madrasah.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah menegaskan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata tidak dapat dibebankan hanya kepada para kader. Menurutnya, diperlukan keterlibatan dan kesadaran seluruh warga madrasah agar budaya peduli lingkungan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. “Program Adiwiyata adalah tanggung jawab kita bersama. Kader menjadi penggerak dan teladan, tetapi seluruh warga madrasah harus ikut menjaga kebersihan, kesehatan, dan keasrian lingkungan,” katanya. Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk membawa kebiasaan baik tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pengukuhan kader juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong di lingkungan madrasah. Para peserta didik didorong untuk saling mengingatkan dan bekerja sama dalam menjaga kebersihan ruang belajar, halaman, taman, serta berbagai fasilitas yang ada di lingkungan madrasah. Kepedulian tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari karakter dan kebiasaan setiap warga madrasah. Dengan lingkungan yang terawat, suasana belajar diharapkan menjadi semakin nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik.

Para Kader Adiwiyata yang telah dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong munculnya berbagai kebiasaan positif, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, penghematan air dan energi, hingga menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. “Jadikan pengukuhan ini sebagai awal dari tanggung jawab untuk terus berbuat dan menjadi contoh. Semoga para kader dapat mengajak seluruh teman untuk bersama-sama menciptakan madrasah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman,” pesan Kepala Madrasah.

Upacara Pengukuhan Kader Adiwiyata tersebut menjadi langkah nyata madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pengukuhan ini, peserta didik tidak hanya diberikan amanah untuk menjaga kebersihan, tetapi juga dibentuk menjadi generasi yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, program tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, asri, dan berbudaya lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *