MAPN 4 Medan Hadiri Pembinaan Dan Silaturahmi Madrasah Se-Kota Medan Bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia

Medan — Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan turut menghadiri kegiatan Pembinaan dan Silaturahmi Bersama Guru, Murid dan Orang Tua/Wali Murid Madrasah se-Kota Medan bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI) Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, SH., M.Hum., Senin (5/10/2026), bertempat di MAN 3 Medan.

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Memperkuat Sinergi, Mewujudkan Madrasah yang Unggul dan Berprestasi” tersebut diikuti unsur pimpinan Kementerian Agama, kepala madrasah, guru, peserta didik serta orang tua/wali murid madrasah se-Kota Medan. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kolaborasi serta menyatukan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, M.Ag., serta para Kepala MIN, MTsN dan MAN se-Kota Medan. Kehadiran jajaran Kementerian Agama bersama keluarga besar madrasah menunjukkan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas, religius dan berkarakter.

Dalam arahannya, Wamenag RI Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, SH., M.Hum., menekankan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi bangsa yang tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada madrasah. Peran orang tua, guru, peserta didik, masyarakat dan pemerintah harus berjalan secara beriringan. Karena itu, silaturahmi menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi dan menyatukan langkah seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan.

Wamenag juga mengajak keluarga besar madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan bakat dan minat serta membangun budaya berprestasi yang tetap berlandaskan akhlak dan nilai-nilai keagamaan.

“Madrasah harus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki ilmu pengetahuan sekaligus karakter dan akhlak. Untuk mewujudkannya, diperlukan kebersamaan dan sinergi antara guru, orang tua, peserta didik serta pemerintah,” pesannya.

Ia berharap pembinaan dan silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata di lingkungan madrasah dan keluarga. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai persoalan pendidikan dapat dihadapi secara bersama dan potensi peserta didik dapat dikembangkan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM., menyampaikan pentingnya membangun kebersamaan dalam meningkatkan kualitas madrasah. Menurutnya, kemajuan madrasah merupakan hasil dari kerja bersama seluruh komponen pendidikan.

Ia mengingatkan para kepala madrasah dan guru agar terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan layanan pendidikan. Guru diharapkan mampu menjadi pendidik sekaligus teladan bagi peserta didik, sedangkan peserta didik harus terus didorong untuk belajar, mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

“Madrasah harus terus bergerak maju. Kita ingin madrasah tidak hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena kualitas pendidikan, karakter peserta didiknya dan kontribusinya bagi masyarakat. Untuk itu, sinergi antara madrasah, orang tua dan peserta didik harus terus diperkuat,” ujar H. Ahmad Qosbi.

Kepala MAPN 4 Medan Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., MA., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan dan silaturahmi bersama keluarga besar madrasah se-Kota Medan menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan madrasah.

“Silaturahmi seperti ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi. Madrasah membutuhkan dukungan semua pihak agar dapat terus berkembang dan memberikan pendidikan terbaik kepada peserta didik. Guru memiliki peran dalam memberikan ilmu dan keteladanan, peserta didik memiliki tanggung jawab untuk belajar dan berprestasi.” ungkap Dr. Syarifuddin.

Ia menambahkan, ukuran keberhasilan madrasah tidak semata-mata dilihat dari capaian akademik maupun jumlah prestasi yang diraih peserta didik. Lebih dari itu, madrasah memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, mandiri serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, prestasi dan karakter harus berjalan beriringan. Peserta didik yang berprestasi diharapkan tetap memiliki sikap rendah hati, disiplin, bertanggung jawab dan mampu menjadi representasi positif madrasah di tengah masyarakat.

“Harapan kita, momentum ini semakin menguatkan semangat keluarga besar MAPN 4 Medan untuk terus berprestasi. Kita ingin peserta didik MAPN 4 Medan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak dan mampu membawa nama baik madrasah di berbagai bidang,” tambahnya.

Dr. Syarifuddin juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan MAPN 4 Medan untuk terus meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik. Guru, katanya, tidak hanya memiliki tugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi figur yang memberikan keteladanan dalam sikap, kedisiplinan, integritas dan akhlak.

Di sisi lain, peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, aktif mengembangkan potensi serta berani berkompetisi secara sehat.

Bagi MAPN 4 Medan, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi dengan Kementerian Agama serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Silaturahmi menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, bertukar gagasan dan memperkuat semangat bersama dalam meningkatkan kualitas madrasah.

Melalui kegiatan Pembinaan dan Silaturahmi tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus menghadirkan madrasah yang unggul, berprestasi dan berkarakter. Semangat mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi diharapkan tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata seluruh keluarga besar madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *