Medan (Humas) Dalam rangka memberikan pendampingan rohani serta memperkuat iman dan semangat hidup para lanjut usia (lansia), penyuluh agama Katolik dan Kristen Protestan mengadakan kegiatan penyuluhan keagamaan melalui ibadat bersama di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti, Jalan KL. Yos Sudarso Km. 16 No. 14 (Depan Gereja HKBP Kambes), Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (04/11/2026).
Kegiatan ini melibatkan tiga penyuluh agama Katolik, yakni Zetra Hail Saragih, Demaran Sigiro, dan Marulam Nainggolan, serta empat penyuluh agama Kristen Protestan, yaitu Tiurma Butar Butar, Torang Berutu, Natalina Hutagalung, dan Maruli Siburian. Kehadiran para penyuluh tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kepada para lansia agar tetap memperoleh perhatian, penguatan iman, serta pendampingan spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan dikemas dalam bentuk ibadat bersama yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana kekeluargaan. Dalam pelaksanaannya, Zetra Hail Saragih bertugas membawakan renungan, Demaran Sigiro memimpin doa, sedangkan Natalina Hutagalung memandu puji-pujian melalui lagu-lagu rohani. Seluruh rangkaian ibadat diikuti dengan penuh sukacita oleh para lansia yang hadir.
Dalam renungannya, Zetra Hail Saragih membacakan firman Tuhan dari Lukas 14:25-33 dengan tema “Memikul Salib dengan Sukacita dan Menjalani Hari Tua Bersama Tuhan.” Melalui pesan tersebut, para lansia diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan, menerima berbagai tantangan kehidupan dengan iman, serta tetap memiliki pengharapan dan sukacita meskipun berada dalam usia lanjut.
Zetra Hail Saragih menyampaikan bahwa usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus bertumbuh dalam iman dan merasakan kasih Tuhan. “Dalam setiap perjalanan hidup, termasuk di masa tua, Tuhan selalu hadir menyertai kita. Karena itu, marilah kita tetap bersyukur, menjalani hari-hari dengan sukacita, dan menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan serta pengharapan,” ungkap Zetra.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, para penyuluh berharap para lansia di Yayasan Guna Budi Bakti semakin dikuatkan secara rohani, merasa diperhatikan, serta memperoleh semangat baru dalam menjalani kehidupan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kerukunan antarumat beragama melalui pelayanan bersama penyuluh agama Katolik dan Kristen Protestan, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan menghadirkan kasih Tuhan di tengah kehidupan masyarakat.

