Menjadi Wanita yang Dirindukan Surga, Pesan Kajian Mutiara Sore di RRI Pro 4 FM Medan

Medan (Humas) – Menjadi wanita yang dirindukan surga merupakan cita-cita setiap muslimah yang ingin meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui keimanan yang kokoh, akhlak yang mulia, serta keistiqamahan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Pesan itulah yang menjadi pokok pembahasan dalam rekaman program Kajian Mutiara Sore di RRI Pro 4 FM Medan yang menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Nunung Ismayanti, sebagai narasumber, Kamis (30/7/2026).

Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa kemuliaan seorang wanita tidak diukur dari kedudukan, harta, maupun penampilannya, melainkan dari ketakwaan dan amal saleh yang senantiasa dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Seorang muslimah juga diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat melalui sikap yang santun, penuh kasih, serta senantiasa menjaga kehormatan diri. Melalui media penyiaran, pesan-pesan keislaman tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Nunung Ismayanti menyampaikan bahwa setiap wanita memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pribadi yang dicintai Allah SWT dengan terus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlaknya. Menurutnya, kehidupan yang dijalani dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur akan mengantarkan seorang muslimah pada kemuliaan di sisi Allah SWT. Ia juga mengajak para pendengar untuk menjadikan Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Menjadi wanita yang dirindukan surga bukanlah sesuatu yang mustahil. Mulailah dengan memperbaiki hubungan kepada Allah SWT, menjaga akhlak, memperbanyak amal saleh, serta menjalankan setiap amanah dengan penuh keikhlasan. Insyaallah, setiap langkah kebaikan akan bernilai ibadah di sisi-Nya,” ujar Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Nunung Ismayanti.

Ia menambahkan bahwa dakwah melalui radio menjadi salah satu media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. Menurutnya, siaran keagamaan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi pengingat dan motivasi bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, media penyiaran memiliki peran strategis dalam mendukung syiar Islam yang edukatif dan menyejukkan.

Melalui rekaman Kajian Mutiara Sore di RRI Pro 4 FM Medan, Kemenag Medan berharap masyarakat semakin terdorong untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah agar pesan-pesan keagamaan dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, semangat untuk menjadi muslimah yang beriman, berakhlak mulia, dan dirindukan surga diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *