PAI Kemenag Medan Ajak Jamaah MT Al Mukmin Tingkatkan Amal Kebaikan melalui QS. Al-Isra Ayat 7

Medan (Humas) – Pentingnya membangun kebiasaan berbuat baik dan menjaga kualitas amal menjadi pesan yang disampaikan PAI Kemenag Medan dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Al Mukmin, Jalan Cibatu, Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, sebagai narasumber dengan materi QS. Al-Isra ayat 7. Melalui materi tersebut, jamaah diajak memahami bahwa setiap perbuatan yang dilakukan manusia memiliki konsekuensi bagi dirinya sendiri. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk menguatkan kesadaran jamaah agar senantiasa menjadikan kebaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Lela Hamidah menjelaskan bahwa QS. Al-Isra ayat 7 mengandung pesan bahwa kebaikan yang dilakukan manusia pada hakikatnya akan kembali memberikan manfaat bagi dirinya sendiri. Sebaliknya, keburukan yang dilakukan juga akan membawa akibat bagi pelakunya sehingga setiap orang perlu mempertimbangkan dampak dari setiap perbuatannya. “Setiap kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita sendiri, begitu juga dengan keburukan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita,” jelas Lela. Sementara itu, ia mengajak jamaah menjadikan pesan tersebut sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri dan menjaga amal dalam kehidupan.

Menurut Lela, berbuat baik tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sikap santun dalam berbicara, membantu sesama, menjaga silaturahmi, menghormati orang tua, serta memberikan manfaat bagi lingkungan merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan oleh setiap orang. “Jangan menunggu melakukan kebaikan dari hal yang besar, karena kebaikan juga bisa kita mulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita,” ujarnya. Senada dengan hal itu, ia menekankan agar jamaah membiasakan diri melakukan kebaikan secara konsisten sehingga menjadi bagian dari akhlak dan karakter.

Lebih lanjut, Lela mengajak jamaah untuk tetap menjaga amal dan akhlak dalam berbagai keadaan, baik ketika memperoleh kemudahan maupun ketika menghadapi kesulitan. Menurutnya, kualitas seseorang tidak hanya terlihat dari kebaikan yang dilakukan ketika keadaan sedang baik, tetapi juga dari kemampuannya mempertahankan sikap positif dalam berbagai situasi. “Mari kita biasakan berbuat baik, memperbaiki akhlak, dan menjadikan kehidupan kita bermanfaat bagi orang lain dalam keadaan apa pun,” pesannya. Selain itu, ia mengingatkan bahwa kebiasaan berbuat baik dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Materi QS. Al-Isra ayat 7 juga menjadi pengingat bagi jamaah untuk senantiasa melakukan introspeksi terhadap amal dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Lela menyampaikan bahwa setiap kesempatan dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih terdapat dalam diri. “Kalau kita ingin kehidupan yang lebih baik, maka mari mulai dari diri sendiri dengan memperbaiki amal dan akhlak kita,” katanya. Dengan demikian, pemahaman terhadap ayat tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dapat diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata.

Kegiatan Bimluh di MT Al Mukmin berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti dengan antusias oleh jamaah. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan semakin memahami kandungan QS. Al-Isra ayat 7 serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembinaan keagamaan melalui majelis taklim diharapkan dapat memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan akhlak mulia di tengah masyarakat. PAI Kemenag Medan terus mendorong pelaksanaan penyuluhan keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *