PAI Kemenag Medan Ajak Jamaah Perbanyak Amal Saleh dan Luruskan Pemahaman tentang Bulan Safar

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus mengintensifkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam secara benar. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) bertema “Amalan Bulan Safar” yang dilaksanakan dalam rangkaian Arisan Majelis Taklim (MT.) Fatimah Azzahrah Kota Medan di kediaman salah seorang jamaah, Jalan Ileng Gang Tuah Sakato, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri puluhan jamaah majelis taklim ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat dengan nilai-nilai edukasi keagamaan. Melalui forum tersebut, para jamaah diajak untuk memperkuat keimanan serta meluruskan berbagai pemahaman yang berkembang di tengah masyarakat mengenai Bulan Safar.

Bertindak sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, Lela Hamidah, S.Ag., menjelaskan bahwa Bulan Safar tidak memiliki kaitan dengan kesialan sebagaimana mitos yang masih diyakini oleh sebagian masyarakat. Menurutnya, Islam mengajarkan agar setiap muslim senantiasa bertawakal kepada Allah SWT dan mengisi setiap waktu dengan amal kebajikan.

“Bulan Safar bukanlah bulan yang identik dengan kesialan sebagaimana anggapan sebagian masyarakat. Justru sebagai seorang muslim, kita dianjurkan mengisinya dengan memperbanyak ibadah, zikir, doa, sedekah, dan amal saleh. Mari kita luruskan niat serta memperkuat keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, bukan karena waktu atau bulan tertentu,” ujar Lela Hamidah.

Ia menambahkan bahwa penyuluhan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman keagamaan yang benar kepada masyarakat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh mitos maupun tradisi yang bertentangan dengan syariat Islam.

“Pemahaman yang benar akan melahirkan keyakinan yang benar pula. Karena itu, mari kita jadikan Bulan Safar sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat ibadah, serta memperbanyak amal saleh yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Lita Maysyaroh Siregar, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Maimun, bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya kegiatan. Acara diawali dengan lantunan selawat yang dibawakan oleh Hj. Nita Lamongga, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Marliani, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Perjuangan.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan rencana pelaksanaan Salat Sunat Tolak Bala yang akan diselenggarakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertepatan dengan pekan terakhir Bulan Safar. Kegiatan akan dipusatkan di Masjid Al-Jamiyatul Khairiyah, Pasar 1 Tengah, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, dengan MT. Al-Jamiyatul Khairiyah sebagai panitia lokal.

Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini, Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang edukatif, inklusif, dan mencerahkan, sehingga terwujud masyarakat yang religius, moderat, serta memiliki pemahaman keagamaan yang benar sesuai dengan tuntunan Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *