PAI Medan Tebar Kepedulian Melalui Bimluh di Klinik Kasih Sayang

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kota Medan H. Abdullah Hakim, S.H.I, Hj. Nita Lamongga, S.Ag, dan SyahMuda Nasution, S.Ag, kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan keagamaan melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Klinik Kasih Sayang. Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pasien yang tengah menjalani perawatan sekaligus upaya memberikan dukungan moral dan spiritual secara langsung.

Dalam kunjungan tersebut, para penyuluh menyampaikan doa, motivasi, dan penguatan rohani agar pasien tetap sabar, ikhlas, dan memiliki optimisme dalam menjalani proses pengobatan. Suasana haru dan penuh kehangatan tampak ketika para penyuluh memberikan siraman rohani serta mengajak pasien untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada sesi pembinaan, para penyuluh lebih dahulu menyampaikan pesan-pesan penguatan kepada para pasien. Mereka mengajak agar setiap proses sakit dijalani dengan ketabahan dan keikhlasan, sembari memperbanyak zikir untuk menenangkan hati. Para penyuluh juga menekankan bahwa sakit adalah bagian dari ujian sekaligus sarana penghapus dosa bagi orang beriman. Setelah itu, mereka berdialog langsung dengan pasien, memberikan semangat bahwa kesembuhan dapat diraih dengan ikhtiar medis yang disertai kekuatan spiritual.

“Kami ingin memastikan bahwa para pasien tetap kuat dan tidak kehilangan harapan. Sakit bukan hukuman, tetapi perhatian dari Allah agar kita lebih dekat kepada-Nya,” ujar H. Abdullah Hakim

Sementara itu, Hj. Nita Lamongga turut memberikan penguatan moral agar pasien tidak merasa berjuang sendiri. “Dalam kondisi sakit, seseorang membutuhkan pendampingan, baik secara emosional maupun spiritual. Kami hadir untuk memberikan semangat dan mengingatkan bahwa pasien tidak berjuang sendirian,” ungkapnya.

SyahMuda Nasution menegaskan kembali pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan kesabaran. “Ikhtiar medis harus diiringi sikap sabar dan doa. InsyaAllah, dengan hati yang tenang dan semangat yang terjaga, jalan menuju kesembuhan akan dipermudah,” tuturnya.

Pihak Klinik Kasih Sayang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menilai bahwa kehadiran para penyuluh sangat membantu memulihkan mental serta motivasi pasien. Mereka berharap sinergi tersebut dapat terus dilanjutkan sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan.

Melalui kegiatan Bimluh yang rutin dilakukan, PAI Kota Medan berupaya terus menghadirkan ketenangan batin bagi masyarakat, sekaligus menebar nilai-nilai kebaikan dan kepedulian di berbagai sektor kehidupan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat layanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *