Pasien Rawat Inap RS Bina Kasih Dapat Motivasi Rohani dari Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal

Medan (Humas) β€” Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melaksanakan kegiatan pendampingan rohani kepada pasien rawat inap di RS Bina Kasih Medan, Selasa (6/10/2026) pukul 11.00 WIB. Kegiatan berlangsung di rumah sakit yang beralamat di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, dengan memberikan motivasi, penguatan iman, serta dukungan moral kepada pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Katolik Roni Antonius Sitanggang turut memberikan pendampingan bersama Penyuluh Agama Kristen Sindar Purba dan Ruminna Sinaga. Kehadiran para penyuluh agama lintas denominasi ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya pasien yang sedang menghadapi kondisi sakit dan membutuhkan dukungan secara spiritual. Materi pendampingan berfokus pada motivasi dan penguatan kepada pasien agar tetap memiliki harapan, ketabahan, serta semangat dalam menghadapi kondisi yang sedang dialami.

Para penyuluh mengajak pasien untuk tetap berpikir positif, mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, serta menyerahkan setiap proses yang dijalani kepada kehendak dan penyelenggaraan Tuhan. Roni Antonius Sitanggang memberikan penguatan dari perspektif iman Katolik dengan mengajak pasien untuk tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan. Menurutnya, kondisi sakit bukan menjadi alasan untuk kehilangan harapan, tetapi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperkuat kehidupan doa, dan memelihara semangat untuk menjalani proses pemulihan.

Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para penyuluh agama yang senantiasa memberikan bimbingan, pendampingan, dan pelayanan kepada pasien rawat inap di rumah sakit.
β€œPara pasien sangat membutuhkan motivasi, pendampingan, dan nasihat-nasihat agama. Kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah mereka dapat memberikan semangat dan penguatan sehingga pasien tidak merasa sendiri dalam menghadapi sakit yang dialaminya,” ujar Agus Salim.

Ia menambahkan, pendampingan rohani merupakan salah satu bentuk pelayanan penyuluh agama yang sangat penting karena selain memberikan penguatan spiritual, kehadiran penyuluh juga dapat membantu membangun optimisme dan ketenangan batin bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Kegiatan pendampingan rohani di RS Bina Kasih Medan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk nyata kehadiran penyuluh agama KUA Kecamatan Medan Sunggal di tengah masyarakat. Melalui pelayanan tersebut, pasien diharapkan semakin kuat, tabah, dan memiliki harapan dalam menjalani proses perawatan dan pemulihan.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *