Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat menengah Kementerian Agama Kota Medan, Dewi Sartika Simbolon, melaksanakan monitoring perangkat pembelajaran kepada guru Pendidikan Agama Katolik di tiga sekolah pada Selasa (08/09/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di lingkungan sekolah.
Monitoring diawali di SMA Santo Thomas 1 Medan dengan melakukan pemeriksaan dan pendampingan terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan oleh tiga guru agama Katolik. Kegiatan berlangsung dengan baik dan menjadi kesempatan bagi guru untuk mendapatkan masukan dalam meningkatkan kelengkapan serta kualitas administrasi pembelajaran.
Usai melaksanakan monitoring di SMA Santo Thomas 1 Medan, kegiatan dilanjutkan ke SMP dan SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan Amplas. Pada kesempatan tersebut, Dewi kembali melakukan monitoring terhadap perangkat pembelajaran guru Pendidikan Agama Katolik yang berjumlah tiga orang.
Monitoring dilakukan sebagai bentuk perhatian dan pembinaan berkelanjutan terhadap guru agar perangkat pembelajaran yang disusun dapat mendukung proses belajar mengajar secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain pemeriksaan administrasi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk berdiskusi dan berbagi masukan terkait pelaksanaan pembelajaran.
Dewi Sartika Simbolon menyampaikan bahwa monitoring bukan semata-mata untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga sebagai bagian dari pendampingan kepada guru agar semakin siap dalam melaksanakan tugas pembelajaran. “Kita ingin memastikan guru semakin tertib dalam menyiapkan pembelajaran dan terus berkembang dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik,” ujarnya.
Melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan para guru Pendidikan Agama Katolik semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara pengawas dan guru dalam mewujudkan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik yang berkualitas dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.

