Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam turut menghadiri peringatan Milad ke-20 Majelis Taklim Nurul Qolbu yang dilaksanakan di kawasan Pemandian Karanganyar, Perumahan Alam Patumbak Permai. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang majelis taklim sejak berdiri pada tahun 2006 hingga 2026.
Acara ini menjadi momentum refleksi atas konsistensi Majelis Taklim Nurul Qolbu dalam melaksanakan kegiatan perwiritan serta pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran penyuluh agama Islam dalam kegiatan ini sekaligus memberikan penguatan dan motivasi bagi seluruh anggota agar terus istiqamah dalam menebarkan nilai-nilai keislaman.
Ketua Majelis Taklim, Hj. Nunung Ismayanti, M.A., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan kegiatan yang tetap aktif selama dua dekade terakhir.
“Alhamdulillah, sejak tahun 2006 hingga 2026, perwiritan Majelis Taklim Nurul Qolbu masih terus berjalan dengan baik. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan dan niat yang tulus karena Allah mampu menjaga kita tetap istiqamah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan dalam memajukan majelis taklim.
“Marilah kita terus mempererat silaturahmi, saling mendukung, dan bersama-sama memajukan Majelis Taklim Nurul Qolbu agar semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam menyampaikan bahwa keberadaan majelis taklim memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Majelis taklim seperti ini merupakan garda terdepan dalam membangun karakter umat. Dengan kebersamaan dan istiqamah, insyaAllah akan terus melahirkan generasi yang berakhlak dan cinta kepada ajaran Islam,” ungkapnya.
Kegiatan Milad ke-20 ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Faidi, S.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Di dalam majelis taklim, hendaknya kita selalu berbuat kebaikan kepada sesama dan jangan lupa untuk saling membantu. Dengan demikian, keberadaan majelis taklim akan semakin membawa keberkahan bagi semua,” pesannya.
Selain tausiah, rangkaian acara turut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar majelis taklim ini terus berkembang di masa yang akan datang.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang terus dijaga, Majelis Taklim Nurul Qolbu diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan umat yang konsisten serta membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.

