Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Ajak Jamaah Majelis Taklim Teladani Peri Hidup Rasulullah

Medan (Humas) — Majelis Taklim STW Mandala bersama Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan pengajian rutin bulanan di Masjid Al Muqorrobin, Jalan Pukat Satu, Medan, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu keempat tersebut diikuti jamaah Majelis Taklim STW Mandala. Pengajian menghadirkan Amri Sembiring, S.H.I., sebagai penyampai materi dengan tema “Mentauladani Peri Hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dalam penyampaiannya, Amri mengajak jamaah menjadikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Keteladanan Rasulullah tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga dalam akhlak dan perilaku sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepemimpinan, serta hubungan baik dengan sesama merupakan bagian dari keteladanan Rasulullah yang perlu diterapkan umat Islam. “Mengenal Rasulullah adalah ilmu, mencintai Rasulullah adalah iman, dan meneladani kehidupan Rasulullah adalah bukti cinta yang nyata,” ujar Amri.

Amri menekankan bahwa mengenal kehidupan Rasulullah tidak cukup hanya melalui pengetahuan tentang sejarah perjalanan hidup beliau. Menurutnya, pemahaman tersebut perlu diwujudkan melalui upaya menerapkan akhlak dan sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah juga diajak untuk menjadikan perilaku Rasulullah sebagai pedoman dalam membangun hubungan dengan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kecintaan kepada Rasulullah dapat diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan akhlak mulia.

Pengajian rutin tersebut juga menjadi momentum bagi jamaah untuk melakukan refleksi terhadap penerapan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan masing-masing. Amri mengingatkan bahwa akhlak yang baik perlu dibangun melalui pembiasaan dan kesungguhan dalam mengikuti tuntunan yang telah dicontohkan Rasulullah. Ia berharap jamaah tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Keteladanan beliau bukan hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam akhlak, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepemimpinan, serta sikap beliau dalam membangun hubungan dengan sesama,” katanya.

Melalui kegiatan pengajian rutin bulanan ini, jamaah diharapkan semakin memahami pentingnya meneladani kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan bagi masyarakat melalui peran Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan. Jamaah diajak untuk tidak sekadar mengenal sejarah kehidupan Rasulullah, tetapi juga menghadirkan akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat keimanan sekaligus membentuk perilaku yang sesuai dengan tuntunan agama.

Kegiatan pengajian berlangsung sebagai bagian dari upaya memperkuat iman, memperindah akhlak, dan menumbuhkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi jamaah dalam menjalani kehidupan dengan berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunnah. Melalui pengajian yang dilaksanakan secara rutin, jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk mempelajari, mencintai, dan mengamalkan keteladanan Rasulullah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang semakin dekat dengan tuntunan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *