Medan (Humas) —Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan doa bersama lintas agama sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah timur Indonesia dan sejumlah daerah lainnya, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Jalan Sei Batugingging Nomor 12. Selain doa bersama, kegiatan juga dirangkaikan dengan pengumpulan donasi dari keluarga besar Kemenag Kota Medan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA., Kepala Subbagian Tata Usaha H. Untung Nasution, M.HI, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Pengawas PAI, Pengawas Madrasah, Penghulu, Penyuluh Agama Islam, serta ASN lainnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dengan penuh khidmat dan secara bersama-sama menunjukkan kepedulian melalui donasi yang dikumpulkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Kakan Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar mengatakan bahwa doa bersama lintas agama menjadi salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan yang sekaligus memperkuat persaudaraan dan kerukunan di tengah keberagaman. Menurutnya, bencana yang menimpa masyarakat di berbagai daerah merupakan duka bersama yang perlu disikapi dengan empati, kepedulian, dan semangat untuk saling membantu. “Melalui doa bersama ini, kita ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Kementerian Agama Kota Medan turut merasakan duka dan kesulitan yang dialami saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kita mendoakan agar mereka diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menghadapi situasi yang sedang terjadi,” ujar Impun.
Kakan H. Impun Siregar menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak cukup hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga perlu diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata sesuai dengan kemampuan masing-masing. Karena itu, pengumpulan donasi dari keluarga besar Kemenag Kota Medan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kita tidak hanya berdoa, tetapi juga berupaya memberikan bantuan melalui donasi yang dikumpulkan dari keluarga besar Kementerian Agama Kota Medan. Mudah-mudahan apa yang kita kumpulkan, meskipun mungkin tidak besar, dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” katanya.

Menurut Kakan H. Impun, semangat kepedulian tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat kerukunan dan kepedulian sosial. Doa bersama lintas agama menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan. “Ketika saudara-saudara kita mengalami musibah, yang kita kedepankan adalah nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Kita ingin membangun kesadaran bahwa dalam keberagaman, kita tetap dapat bersatu untuk mendoakan dan membantu mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Pelaksanaan doa bersama secara lintas agama juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerukunan di lingkungan Kementerian Agama Kota Medan. ASN dari berbagai unsur mengikuti kegiatan dengan suasana penuh kekhidmatan, menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat persaudaraan dan persatuan. Selain mendoakan masyarakat yang terdampak bencana, doa juga dipanjatkan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi, penanganan, dan pemulihan pascabencana.

Pengumpulan donasi yang dilakukan setelah rangkaian doa bersama diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi keluarga besar Kemenag Kota Medan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata bahwa kepedulian tidak berhenti pada rasa prihatin, tetapi diterjemahkan melalui tindakan yang dapat memberikan manfaat bagi sesama. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen ASN Kemenag Medan untuk terus menghadirkan semangat kemanusiaan, solidaritas, kerukunan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

