Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kemenag Medan Gelar MGMP, Dorong Guru Kreatif Susun Bahan Pembelajaran

Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Dewi Sartika Simbolon, M.Pd., melaksanakan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bersama para guru Pendidikan Agama Katolik tingkat SMP di wilayah pengawasannya, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di UPT SMP Negeri 31 Medan, Jalan Letjend Jamin Ginting Km. 13, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan MGMP ini menjadi wadah bagi para guru untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di tingkat SMP. Para peserta secara bersama-sama membahas berbagai hal yang berkaitan dengan penyusunan bahan pembelajaran agar materi yang disampaikan kepada peserta didik semakin menarik dan mudah dipahami.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah penyusunan bahan pembelajaran melalui pembuatan PowerPoint (PPT) untuk setiap materi Pendidikan Agama Katolik. Pemanfaatan media presentasi diharapkan dapat membantu guru menyajikan materi secara lebih sistematis, kreatif, dan interaktif sehingga mampu meningkatkan minat serta keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.

Dr. Dewi Sartika Simbolon menyampaikan bahwa MGMP merupakan sarana penting bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam melaksanakan pembelajaran. “Melalui MGMP, kita bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran agar materi Pendidikan Agama Katolik semakin menarik, kreatif, dan mudah dipahami siswa,” ujar Dewi.

Pelaksanaan MGMP tersebut mendapat antusiasme dari para guru yang hadir. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarguru sekaligus menghasilkan bahan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di tingkat SMP di wilayah pengawasan Kementerian Agama Kota Medan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *