Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan “Menyiapkan Generasi Qurani” di MT Nurul An-Nisa

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, S.Th.I., M.Ag., dan Nurlely, M.Sos., memberikan bimbingan keagamaan dengan tema “Menyiapkan Generasi Qurani” kepada jamaah MT Nurul An-Nisa pada hari Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus motivasi kepada jamaah tentang pentingnya mempersiapkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak mulia.

Dalam bimbingannya, Heriansyah menyampaikan bahwa generasi Qurani bukan hanya generasi yang mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Menurutnya, pembentukan generasi Qurani harus dimulai sejak dini melalui keluarga, pendidikan, lingkungan masyarakat, serta keteladanan orang tua.

“Menyiapkan generasi Qurani tidak cukup hanya dengan mengajarkan anak membaca Al-Qur’an. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam perilaku mereka, seperti jujur, amanah, santun, menghormati orang tua, dan peduli kepada sesama,” ujar Heriansyah.

Sementara itu, Nurlely memberikan penguatan kepada jamaah mengenai pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, seorang ibu memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana keluarga yang dekat dengan Al-Qur’an. Kebiasaan sederhana seperti membaca Al-Qur’an bersama, mengajarkan doa, menjaga salat, dan memberikan contoh akhlak yang baik dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya generasi Qurani.

“Anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita sampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri dengan menjadi teladan dalam membaca Al-Qur’an, melaksanakan ibadah, dan menjaga akhlak,” tutur Nurlely.

Kegiatan bimbingan berlangsung dengan penuh antusias dan kekeluargaan. Para jamaah MT Nurul An-Nisa mengikuti materi yang disampaikan serta mendapatkan motivasi untuk meningkatkan peran keluarga dalam membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an. Para penyuluh juga mengajak jamaah untuk terus memberikan perhatian terhadap pendidikan agama anak di tengah berbagai tantangan zaman.

Heriansyah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan mendorong jamaah untuk semakin serius dalam mempersiapkan generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. “Mari kita bersama-sama membangun generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Dengan keluarga yang dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah kita dapat melahirkan generasi yang kuat iman, baik akhlaknya, dan bermanfaat bagi agama, masyarakat, serta bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *