Medan (Humas) – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) dan doa bersama bagi pasien serta keluarga pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati Medan pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pokjaluh Kemenag Kota Medan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan spiritual masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani perawatan. Melalui kegiatan tersebut, para penyuluh memberikan motivasi, penguatan mental, serta pendampingan keagamaan agar pasien dan keluarga tetap memiliki semangat dan harapan selama menjalani proses penyembuhan.
Dalam pelaksanaannya, para Penyuluh Agama Islam mengunjungi pasien di ruang perawatan untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, memberikan nasihat, serta mendoakan kesembuhan pasien. Ketua Pokjaluh Kementerian Agama Kota Medan, Syahmuda, menyampaikan bahwa sakit merupakan salah satu bentuk ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran, ikhtiar, dan keyakinan kepada-Nya.
Menurut Syahmuda, setiap ujian yang diberikan Allah SWT pasti mengandung hikmah bagi hamba yang mampu mengambil pelajaran darinya. Ia mengajak pasien dan keluarga agar tidak larut dalam kesedihan, tetapi terus memperkuat doa dan tawakal di setiap keadaan. “Jangan pernah berputus asa ketika menghadapi sakit. Teruslah berikhtiar, berdoa, dan bertawakal kepada Allah SWT. Kesembuhan adalah hak prerogatif Allah, sementara tugas kita adalah berusaha sebaik mungkin dan tetap menjaga kesabaran serta keimanan,” ujar Syahmuda.
Selain memberikan motivasi, para penyuluh juga mengingatkan pentingnya tetap melaksanakan ibadah sesuai dengan kemampuan. Mereka menjelaskan bahwa Islam memberikan berbagai kemudahan (rukhsah) bagi orang yang sedang sakit sehingga keterbatasan fisik tidak menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban kepada Allah SWT.
Syahmuda menambahkan bahwa pelayanan bimbingan rohani di rumah sakit merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam memberikan pendampingan spiritual kepada masyarakat. Ia berharap kehadiran para penyuluh dapat menjadi penyemangat bagi pasien dan keluarga untuk tetap optimis serta tidak kehilangan harapan dalam menghadapi ujian sakit. “Kami berharap kegiatan Bimroh dan doa bersama ini mampu menghadirkan ketenangan batin bagi pasien dan keluarga. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi kekuatan, menumbuhkan kesabaran, serta mengantarkan pasien menuju kesembuhan yang diridhai Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon kesembuhan, kekuatan lahir dan batin, serta kemudahan bagi seluruh pasien dalam menjalani proses pengobatan. Doa juga dipersembahkan bagi keluarga pasien agar diberikan kesabaran, kesehatan, keikhlasan, dan keteguhan hati dalam mendampingi orang-orang tercinta. Melalui kegiatan ini, Pokjaluh Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di berbagai tempat, termasuk rumah sakit, sebagai bagian dari pengabdian dan pelayanan kepada umat.

