Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Gelar BRUS di SMK 13 Labuhan, Tanamkan Semangat Sholat sebagai Kunci Kesuksesan

Medan (Humas) — Dalam upaya memperkuat pembinaan karakter religius dan spiritual generasi muda di lingkungan sekolah, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMK 13 Labuhan, Jumat (22/05/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Sholat Kunci Menuju Kesuksesan” tersebut menjadi sarana edukasi dan motivasi keagamaan bagi para siswa agar semakin memahami pentingnya menjaga ibadah sholat sebagai pondasi kehidupan, pembentuk karakter, serta penunjang keberhasilan di masa depan.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti rangkaian pembinaan melalui penyampaian materi, diskusi, motivasi keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembinaan tampak hangat dan komunikatif, sehingga para peserta lebih mudah memahami pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.

Kegiatan BRUS tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh BERKAH yang merupakan gabungan penyuluh dari KUA Medan Barat, Medan Belawan, dan Medan Maimun. Para penyuluh mengajak peserta memahami bahwa kedisiplinan dalam menjalankan sholat dapat membentuk pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, serta memiliki semangat dalam meraih cita-cita.

Salah satu penyuluh yang bertugas, Hj. Lela Hamidah menyampaikan bahwa sholat memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian generasi muda. Menurutnya, pembiasaan sholat sejak usia sekolah akan memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Sholat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi pondasi dalam membangun kedisiplinan, ketenangan hati, dan semangat untuk meraih kesuksesan di masa depan. Anak-anak harus memahami bahwa keberhasilan tidak lepas dari kedekatan kepada Allah,” ujarnya.

Ia berharap para siswa dapat menjadikan sholat sebagai kebutuhan dan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Hj. Nita Lamongga mengatakan bahwa remaja saat ini membutuhkan penguatan spiritual agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di lingkungan sekitar. Ia menilai kegiatan pembinaan keagamaan di sekolah menjadi salah satu langkah penting dalam membangun karakter generasi muda yang lebih baik.

“Melalui kegiatan BRUS ini, kami ingin mengajak para siswa untuk semakin mencintai sholat dan menjadikannya sebagai benteng diri dalam menghadapi tantangan zaman. Sholat akan membantu membimbing langkah mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan siswa menjadi salah satu cara efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada generasi muda.

Senada dengan hal tersebut, Lita Maysarah menegaskan bahwa pendidikan agama harus terus diperkuat melalui pembinaan yang menyentuh langsung kehidupan remaja. Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan siswa secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya sholat secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Dari sholat yang baik akan lahir karakter yang baik pula,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan pelajar untuk menjadikan sholat sebagai landasan dalam membentuk masa depan yang sukses, berkarakter, serta berakhlak mulia di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *