Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan kepada Pasien RS Bandung tentang Semangat dan Keteguhan dalam Menghadapi Cobaan dari Allah SWT

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Muhammad Zahid, Nurlely, dan Komala Dewi, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada para pasien di RS Bandung Medan. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan spiritual, motivasi, dan pendampingan keagamaan agar para pasien tetap memiliki semangat serta keteguhan hati dalam menghadapi ujian berupa sakit yang diberikan Allah SWT. Kamis, 16 Juli 2026

Dalam penyuluhan tersebut, para penyuluh menyampaikan materi bertema “Semangat dan Teguh dalam Menerima Cobaan dari Allah SWT”. Dijelaskan bahwa setiap musibah dan penyakit yang dialami seorang hamba merupakan bagian dari ujian kehidupan yang mengandung hikmah serta menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Penyuluh Agama Islam Muhammad Zahid mengajak para pasien untuk senantiasa bersabar, memperbanyak doa, berdzikir, dan tetap berprasangka baik kepada Allah SWT. Menurutnya, sakit bukanlah bentuk kebencian Allah kepada hamba-Nya, melainkan salah satu cara Allah menghapus dosa serta mengangkat derajat orang-orang yang bersabar.

“Seorang mukmin hendaknya tetap semangat dan teguh menghadapi setiap cobaan. Allah SWT tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Yakinlah bahwa di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan setiap penyakit yang dijalani dengan sabar akan menjadi penghapus dosa serta mendatangkan pahala dari Allah SWT,” ujar Muhammad Zahid.

Sementara itu, Nurlely mengingatkan pentingnya menjaga ibadah selama menjalani masa perawatan di rumah sakit. Ia mengajak para pasien untuk tetap melaksanakan shalat sesuai kemampuan, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdoa, dan terus menumbuhkan harapan akan kesembuhan. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi proses pengobatan.

Pada kesempatan yang sama, Komala Dewi menyampaikan bahwa dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan lingkungan sekitar sangat berarti bagi proses pemulihan pasien. Ia juga mengajak keluarga pasien untuk terus memberikan semangat, perhatian, serta doa agar pasien tetap optimis dan tidak kehilangan harapan dalam menjalani pengobatan.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan seluruh pasien. Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan ketenangan batin, motivasi, dan penguatan iman. Diharapkan pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah ini dapat menjadi penyemangat bagi para pasien untuk tetap sabar, ikhlas, dan teguh dalam menerima setiap cobaan dari Allah SWT serta senantiasa berharap kepada rahmat dan kesembuhan dari-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *