Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap dan Nurlely, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama kepada pasien di RS SMEC Medan, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan penguatan spiritual dan motivasi kepada pasien agar tetap sabar, tenang, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT selama menjalani proses pengobatan.
Dalam bimbingan tersebut, Heriansyah Harahap menyampaikan pentingnya menanamkan kesabaran dan sikap tawakal ketika menghadapi ujian berupa sakit. Menurutnya, sakit bukan hanya menjadi ujian bagi tubuh, tetapi juga menjadi momentum bagi seseorang untuk semakin mengingat Allah SWT. “Ketika sedang sakit, jangan pernah berhenti berharap kepada Allah. Tetaplah bersabar, berdoa, dan yakin bahwa setiap ujian yang diberikan Allah memiliki hikmah,” ujar Heriansyah.
Heriansyah juga mengajak para pasien untuk senantiasa memperbanyak doa dan zikir sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia menekankan bahwa ikhtiar melalui pengobatan harus berjalan seiring dengan doa dan tawakal. “Kita berobat sebagai bentuk ikhtiar, sementara kesembuhan pada hakikatnya adalah atas izin Allah SWT. Karena itu, mari kita iringi pengobatan dengan doa dan keyakinan kepada Allah,” jelasnya.
Sementara itu, Nurlely memberikan motivasi kepada pasien agar tidak larut dalam rasa cemas selama menjalani perawatan. Ia mengajak pasien untuk menjaga pikiran tetap positif dan memperbanyak mengingat Allah SWT. “Dalam kondisi apa pun, kita harus tetap memiliki harapan. Semoga Allah memberikan ketenangan hati, kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan kepada seluruh pasien,” tutur Nurlely.
Kegiatan bimbingan rohani kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Para penyuluh mendoakan agar seluruh pasien yang sedang menjalani perawatan diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya, dimudahkan dalam proses pengobatan, serta diberikan kekuatan kepada keluarga yang mendampingi. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan.
Heriansyah berharap bimbingan rohani tersebut dapat memberikan manfaat bagi pasien, khususnya dalam menghadapi masa pengobatan dengan hati yang lebih tenang. “Semoga kehadiran kami sebagai penyuluh agama dapat memberikan sedikit ketenangan dan semangat kepada para pasien. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kesembuhan dan kesehatan kepada mereka,” katanya.
Melalui kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah terus berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan di tengah masyarakat, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat memperkuat aspek spiritual pasien sehingga mereka tetap optimis, sabar, dan tawakal dalam menghadapi ujian sakit.

