Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Istiqomah, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Fikih Wudhu” sebagai upaya meningkatkan pemahaman jamaah mengenai tata cara bersuci yang benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Dalam penyampaiannya, Heriansyah menjelaskan bahwa wudhu merupakan salah satu bentuk bersuci yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim, khususnya sebagai syarat sah untuk melaksanakan ibadah salat. Menurutnya, pemahaman tentang wudhu tidak cukup hanya mengetahui gerakannya, tetapi juga harus memahami syarat, rukun, sunnah, serta hal-hal yang dapat membatalkan wudhu. “Wudhu adalah bagian penting dalam persiapan kita menghadap Allah SWT. Karena itu, mari kita pastikan wudhu yang kita lakukan sudah sesuai dengan tuntunan syariat,” ungkap Heriansyah.
Heriansyah juga memberikan penjelasan mengenai rukun wudhu, mulai dari niat, membasuh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki hingga mata kaki, serta tertib. Materi disampaikan secara sederhana dan disertai contoh praktik agar jamaah lebih mudah memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan sampai kita rajin melaksanakan salat, tetapi kurang memperhatikan kesempurnaan wudhu. Sebab, bersuci merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah,” jelasnya.
Selain membahas rukun wudhu, Heriansyah mengingatkan jamaah agar memperhatikan hal-hal yang dapat membatalkan wudhu. Ia juga mengajak jamaah untuk membiasakan diri menjaga kebersihan dan kesucian sebagai bagian dari akhlak seorang Muslim. Menurutnya, kebersihan lahir hendaknya berjalan seiring dengan kebersihan hati, sehingga ibadah yang dilakukan tidak hanya benar secara fikih, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perilaku.
Kegiatan bimbingan berlangsung dalam suasana interaktif. Para jamaah MT Istiqomah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait persoalan wudhu yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi jamaah untuk memperjelas pemahaman sekaligus menghindari kekeliruan dalam praktik bersuci.
Heriansyah berharap kegiatan bimbingan keagamaan tersebut dapat memberikan manfaat bagi jamaah MT Istiqomah dan meningkatkan kesadaran untuk mempelajari ilmu fikih secara berkelanjutan. “Semoga melalui bimbingan ini, kita semakin memahami tata cara wudhu yang benar dan mampu mengamalkannya dengan penuh kesadaran. Jangan berhenti belajar agama, karena ilmu akan menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam memberikan edukasi dan bimbingan keagamaan. Bimbingan di MT Istiqomah diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, sehingga jamaah semakin mampu menjalankan ibadah dengan benar, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.

