Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, Komala Dewi, Nurlely, dan Muhammad Zahid Nasution, memberikan bimbingan keagamaan kepada jamaah Pengajian Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) dengan mengangkat tema “Memahami Rukun Salat sebagai Dasar Kesempurnaan Ibadah” pada hari Kamis, 09 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah mengenai rukun-rukun salat agar ibadah yang dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh menjelaskan bahwa rukun salat merupakan bagian yang wajib dilaksanakan dan tidak boleh ditinggalkan. Materi disampaikan secara komunikatif dan disesuaikan dengan kebutuhan jamaah Pertuni sehingga mudah dipahami. Selain penjelasan teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan mengulang kembali materi agar semakin mantap dalam mempraktikkan salat.
Penyuluh Agama Islam Heriansyah Harahap menyampaikan bahwa memahami rukun salat merupakan langkah awal untuk menyempurnakan ibadah. “Salat adalah tiang agama. Oleh karena itu, setiap Muslim harus mengetahui dan memahami rukun-rukun salat agar ibadah yang dilakukan menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT. Belajar tidak mengenal usia maupun keadaan fisik, selama ada kemauan untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Sementara itu, Komala Dewi mengingatkan pentingnya menghadirkan kekhusyukan dalam salat. Menurutnya, selain memenuhi rukun-rukun salat, seorang Muslim juga perlu menjaga keikhlasan dan konsentrasi ketika menghadap Allah SWT. “Salat yang dilakukan dengan benar dan khusyuk akan memberikan ketenangan hati serta membentuk akhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Nurlely dan Muhammad Zahid Nasution memberikan penguatan mengenai praktik pelaksanaan rukun salat secara bertahap, mulai dari niat, takbiratul ihram, berdiri bagi yang mampu, membaca Surah Al-Fatihah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, hingga salam. Keduanya juga memberikan motivasi kepada jamaah agar terus belajar dan tidak ragu bertanya apabila masih terdapat hal-hal yang belum dipahami.
Jamaah Pengajian Pertuni mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta terkait tata cara salat dalam berbagai kondisi. Kegiatan diakhiri dengan praktik sederhana, doa bersama, serta harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diamalkan secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan bimbingan keagamaan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik. Diharapkan kegiatan ini semakin meningkatkan pemahaman jamaah Pengajian Pertuni tentang rukun salat, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan benar, khusyuk, serta semakin dekat kepada Allah SWT.

