Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Sampaikan Bimbingan Rohani tentang Hakikat Umur di LRPPN

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, memberikan bimbingan rohani kepada warga binaan di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) pada hari Rabu, 08 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini mengangkat tema “Hakikat Umur: Kesempatan Berharga untuk Beramal Saleh”, sebagai upaya memperkuat keimanan, membangun kesadaran spiritual, dan menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menjelaskan bahwa umur merupakan nikmat Allah SWT yang sangat berharga dan setiap detiknya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan-Nya. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan meninggalkan segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Hakikat umur bukanlah tentang seberapa panjang kita hidup, tetapi bagaimana setiap waktu yang Allah berikan digunakan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kesempatan hidup hari ini adalah peluang untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan memperbanyak amal saleh sebelum datangnya ajal,” ujar Heriansyah Harahap di hadapan peserta bimbingan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan masa rehabilitasi sebagai momentum introspeksi diri. Menurutnya, setiap manusia memiliki masa lalu, tetapi Islam selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh ingin berubah. Dengan memperkuat hubungan kepada Allah SWT, seseorang akan memiliki harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa rehabilitasi.

Lebih lanjut, Heriansyah mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-‘Asr yang menegaskan bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa waktu adalah amanah yang harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang bernilai ibadah dan kemaslahatan.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdialog mengenai cara menjaga istiqamah setelah kembali ke tengah masyarakat. Suasana bimbingan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Di akhir kegiatan, Heriansyah mengajak seluruh peserta untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, menjaga shalat lima waktu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta senantiasa berdoa agar diberikan kekuatan untuk mempertahankan perubahan ke arah yang lebih baik.

Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bekal yang kokoh bagi warga binaan LRPPN dalam menjalani proses rehabilitasi. Bimbingan tersebut diharapkan mampu membangun optimisme, memperkuat mental spiritual, serta menanamkan keyakinan bahwa setiap umur yang masih diberikan Allah SWT adalah kesempatan emas untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *