Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., memberikan bimbingan dan penyuluhan agama kepada remaja Masjid Islamiyah dengan tema “Meraih Hidup Bahagia Dunia dan Akhirat”. Kegiatan berlangsung di Masjid Islamiyah, Jalan Mushola, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Remaja Masjid Islamiyah, Agus Riyaf, dan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Islamiyah, H.M. Misda.
Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pengajian yang dipandu oleh Ketua Remaja Masjid Islamiyah, Agus Riyaf. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Hamdani yang dilantunkan dengan merdu, disertai sari tilawah oleh Susilawati. Selanjutnya, Paidi menyampaikan ceramah agama yang mengajak para remaja untuk memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari kekayaan materi, tetapi juga dari ketenangan hati, keimanan, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Paidi mengutip pandangan Imam Syafi’i tentang pentingnya kekayaan jiwa dalam meraih kebahagiaan. Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci hidup bahagia adalah memperkaya hati dengan sifat qana’ah, yaitu merasa cukup dan rida terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT tanpa terus-menerus merasa iri terhadap kelebihan orang lain. “Kebahagiaan sejati bersumber dari kekayaan jiwa, bukan semata-mata limpahan materi. Dengan hati yang penuh rasa syukur dan qana’ah, seseorang akan lebih mudah merasakan ketenangan dalam menjalani kehidupan,” ujar Paidi.
Lebih lanjut, Paidi menyampaikan bahwa kunci kebahagiaan berikutnya adalah menjaga diri agar tidak menyakiti sesama, baik melalui perkataan, perbuatan, maupun sikap yang dapat merugikan orang lain. Selain itu, setiap Muslim hendaknya senantiasa mengenakan pakaian takwa dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Ia juga menekankan pentingnya bertawakal, yakni menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. “Ketakwaan, menjaga hubungan baik dengan sesama, dan tawakal merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang tenang, kuat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tambahnya.
Untuk mendukung ketenangan jiwa, Paidi mengajak para remaja agar membiasakan diri memperbanyak rasa syukur, bersabar ketika menghadapi ujian, serta istiqamah dalam berzikir dan beribadah. Rasa syukur diwujudkan dengan mengakui nikmat Allah dalam hati, memuji-Nya melalui lisan, dan menggunakan nikmat tersebut untuk kebaikan. Sementara itu, kesabaran mengajarkan seseorang menerima ujian dengan lapang dada, sedangkan zikir, salat, membaca Al-Qur’an, dan menjaga silaturahmi menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus membangun hubungan harmonis dengan sesama manusia.
Sementara itu, Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Paidi atas konsistensinya dalam melaksanakan pembinaan umat, khususnya generasi muda melalui kegiatan bimbingan keagamaan di masjid. Menurutnya, pembinaan remaja masjid merupakan langkah strategis untuk memperkuat keimanan, membentuk akhlak mulia, dan menumbuhkan semangat beribadah di kalangan generasi Islam. “Kami sangat mengapresiasi upaya penyuluh agama Islam yang terus hadir membina umat, termasuk remaja masjid. Semoga melalui kegiatan ini, para remaja semakin memahami ajaran agama, kokoh imannya, dan istiqamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT,” ungkap Agus Salim.
Melalui bimbingan dan penyuluhan agama di Masjid Islamiyah, para remaja diharapkan mampu memahami bahwa kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih melalui hati yang qana’ah, rasa syukur, kesabaran, ketakwaan, tawakal, serta istiqamah dalam beribadah. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat peran remaja masjid sebagai generasi penerus yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Paidi).

