Penyuluh Agama Katolik KUA Sunggal Sampaikan Tata Cara Mengaku Dosa kepada Peserta Komuni Pertama

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Kementerian Agama Kota Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, memberikan penyuluhan tentang tata cara mengaku dosa kepada para peserta Komuni Pertama pada Minggu, 31 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di Aula Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Xaverius Sunggal, Jalan Abadi No. 54, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mempersiapkan para peserta Komuni Pertama yang akan menerima Sakramen Tobat pada Selasa, 2 Juni 2026. Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan memahami makna Sakramen Tobat serta memiliki kesiapan rohani dalam menyambut rahmat pengampunan Allah.

Dalam materi yang disampaikan, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan tata cara menerima Sakramen Tobat, mulai dari pemeriksaan batin, penyesalan atas dosa, pengakuan dosa kepada imam, penerimaan absolusi, hingga pelaksanaan penitensi yang diberikan. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar para peserta dapat mengikuti setiap tahap dengan baik dan benar.

Selain menjelaskan tata cara pengakuan dosa, penyuluh juga menekankan pentingnya kejujuran, kerendahan hati, dan penyesalan yang tulus saat menerima Sakramen Tobat. Para peserta diajak untuk memahami bahwa sakramen ini merupakan sarana kasih Allah yang memberikan pengampunan serta memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.

“Melalui Sakramen Tobat, anak-anak diajak untuk berani mengakui kesalahan dengan jujur, menyesali dosa dengan tulus, memperbaiki diri, serta semakin mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga dapat menyambut Komuni Pertama dengan hati yang bersih, penuh iman, sukacita, dan kesadaran akan kasih serta pengampunan Allah,” ujar Roni.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan para peserta Komuni Pertama semakin siap menerima Sakramen Tobat dan semakin memahami pentingnya hidup dalam rahmat Allah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan iman yang berkesinambungan untuk membantu anak-anak bertumbuh dalam kehidupan Kristiani serta mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima Komuni Pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *