Penyuluh Agama Katolik Sosialisasikan Pertemuan Sinode Tingkat Lingkungan di Paroki Hayam Wuruk

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Roni Antonius Sitanggang, menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pertemuan Sinode Tingkat Lingkungan yang digelar di Aula Gereja Paroki St. Antonius dari Padua Hayam Wuruk Medan, Jalan Hayam Wuruk No. 3, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Jumat (25/9/2026) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti para Pengurus Lingkungan Paroki Hayam Wuruk Medan sebagai bagian dari persiapan umat dalam mengikuti proses sinodal di tingkat lingkungan. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai tujuan, proses, serta pentingnya keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.

Dalam pemaparannya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan bahwa Pertemuan Sinode Tingkat Lingkungan merupakan ruang bersama bagi umat untuk berjalan bersama, saling mendengarkan, berbagi pengalaman, serta menyampaikan aspirasi terkait kehidupan Gereja. Menurutnya, keterlibatan setiap umat menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan Gereja yang semakin terbuka dan partisipatif.

“Sinode menjadi ruang bagi kita untuk berjalan bersama, saling mendengarkan, dan menyampaikan harapan demi kehidupan Gereja yang semakin baik,” ujar Roni.

Para Pengurus Lingkungan juga diajak berperan aktif dalam mengomunikasikan pelaksanaan pertemuan kepada umat di lingkungan masing-masing. Pengurus diharapkan mampu menciptakan suasana yang terbuka dan nyaman sehingga setiap umat memiliki kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, harapan, maupun masukan bagi kehidupan Gereja.

Selain itu, sosialisasi menekankan bahwa proses sinodal bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan partisipasi umat dalam menjalankan perutusan Gereja di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para Pengurus Lingkungan Paroki Hayam Wuruk Medan diharapkan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mempersiapkan Pertemuan Sinode Tingkat Lingkungan sehingga proses sinodal dapat berjalan dengan baik, penuh keterbukaan, dan berlandaskan semangat berjalan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *