Medan (Humas) – Dalam upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda, Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Helvetia, Verawati Butar Butar, M.Pd, melaksanakan pembinaan rohani di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Dewi Karunia Indonesia, Kecamatan Helvetia, pada Kamis (16/7/2026), mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memberikan pendampingan spiritual kepada anak-anak melalui pembinaan yang berkesinambungan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan diikuti oleh anak-anak binaan serta para pengurus LKSA.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Basaria Sitorus selaku pembawa acara yang memandu seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Selanjutnya, peserta mengikuti ibadah yang dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Dr. Saronisa Ginting berdasarkan Daniel 1:1–21. Mengusung tema “Generasi yang Membawa Perubahan”, pembinaan ini mengajak peserta meneladani kehidupan Daniel sebagai sosok yang tetap beriman, berintegritas, dan teguh memegang kebenaran di tengah berbagai tantangan kehidupan. Melalui penyampaian firman Tuhan tersebut, anak-anak diajak untuk memiliki keberanian dalam mempertahankan nilai-nilai kebaikan serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus menghadirkan peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak yang berada di lembaga kesejahteraan sosial. Kehadiran penyuluh agama diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat karakter, menumbuhkan nilai-nilai moral, serta membangun generasi yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pembinaan karakter yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Verawati Butar Butar menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Daniel dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk tetap teguh dalam iman, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa karakter yang kuat harus dibangun secara konsisten melalui pembinaan, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai spiritual sejak usia dini.
“Melalui firman Tuhan dalam Daniel 1:1–21, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa mereka adalah generasi yang dipanggil untuk membawa perubahan. Perubahan itu dimulai dari hati yang takut akan Tuhan, memiliki integritas, disiplin, serta tetap setia pada kebenaran di mana pun mereka berada. Kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang mampu membawa dampak positif bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan bangsa,” ujar Verawati Butar Butar, M.Pd.
Ia berharap kegiatan pembinaan rohani seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara penyuluh agama, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara utuh. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memperoleh pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi pembawa perubahan di masa depan. Harapan tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, moderat, dan berintegritas.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pembinaan yang telah berlangsung. Doa tersebut juga menjadi wujud harapan agar setiap peserta mampu mengamalkan nilai-nilai firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan anak-anak LKSA Dewi Karunia Indonesia semakin bertumbuh dalam iman, memiliki karakter yang unggul, serta menjadi generasi yang membawa perubahan positif bagi lingkungan di sekitarnya.

