Penyuluh Agama Kristen Medan Dorong Pasien Tetap Optimistis Jalani Proses Pemulihan

Medan (Humas) – Dalam upaya menghadirkan pendampingan spiritual bagi masyarakat yang sedang menjalani perawatan, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan pelayanan bimbingan rohani di Rumah Sakit Mitra Sejati, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution No. 7, Kecamatan Medan Johor, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa anggota Tim Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan tersebut bertujuan memberikan penguatan iman, membangun semangat, serta mendorong pasien dan keluarga agar tetap optimistis menjalani proses pemulihan melalui doa, firman Tuhan, dan pendampingan rohani.

Rangkaian pelayanan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan, pujian, serta kunjungan ke sejumlah ruang perawatan untuk memberikan pendampingan rohani secara langsung kepada pasien. Melalui pelayanan tersebut, para penyuluh mengajak pasien dan keluarga agar tetap memiliki semangat, memperkuat iman, serta meyakini bahwa Tuhan senantiasa menyertai setiap proses kehidupan yang dijalani.

Frensa Hasugian dalam renungannya menyampaikan bahwa sikap optimistis merupakan bagian penting dalam proses pemulihan. Menurutnya, selain menjalani pengobatan secara medis, pasien juga memerlukan kekuatan batin dan keyakinan kepada Tuhan agar mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh pengharapan. Ia menegaskan bahwa doa dan firman Tuhan dapat menjadi sumber kekuatan yang meneguhkan hati di tengah masa-masa sulit.

“Kami mengajak setiap pasien untuk tetap optimistis menjalani proses pemulihan. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Melalui doa, firman Tuhan, dan pengharapan yang teguh, kami percaya setiap pasien akan memperoleh kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini,” ujar Frensa Hasugian.

Senada dengan itu, Daminta Berutu mengingatkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam membantu proses pemulihan pasien. Kehadiran keluarga yang senantiasa memberikan perhatian, doa, dan semangat akan menjadi kekuatan tersendiri bagi pasien untuk tetap bertahan dan memiliki harapan. Oleh karena itu, ia mengajak keluarga agar terus mendampingi orang-orang terkasih dengan penuh kasih dan keyakinan kepada Tuhan.

“Proses pemulihan membutuhkan kesabaran dan keyakinan. Karena itu, kami mengajak pasien dan keluarga untuk tetap berserah kepada Tuhan, terus berdoa, dan memelihara semangat. Ketika hati dipenuhi pengharapan, kita akan lebih kuat menghadapi setiap proses yang sedang dijalani,” tutur Daminta Berutu.

Suasana pelayanan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kehadiran Tim Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan disambut dengan antusias oleh pasien maupun keluarga yang merasakan manfaat dari doa, penguatan rohani, serta motivasi yang diberikan. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menghadirkan rasa nyaman, penghiburan, dan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang menjalani masa perawatan.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang menyentuh sisi spiritual masyarakat. Diharapkan, pelayanan rohani yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menjadi sumber penguatan, penghiburan, serta membangkitkan optimisme pasien dan keluarga sehingga mereka dapat menjalani proses pemulihan dengan penuh iman, harapan, dan semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *