Medan (Humas) Penyuluh Katolik Kementerian Agama Kota Medan berkolaborasi dengan Penyuluh Katolik Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang menggelar kegiatan penyuluhan berupa bina karakter bagi mahasiswa penerima Program CAO (Caritas Ad Omnia) Keuskupan Agung Medan (KAM) yang menjalin kerja sama dengan Komisi Kateketik KAM, Jumat (29/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan (KAM) sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda Katolik agar memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan siap menjadi pelayan Gereja serta masyarakat.
Kegiatan bina karakter tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara para Penyuluh Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan, yakni Hamma Sitohang, S.Ag. selaku Pokjaluh, Marulam Nainggolan, S.S., dan Zetra Hail Saragih, S.Fil., bersama Penyuluh Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Hotman Manalu, M.Pd., dan Anton Sembiring, S.Ag. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia Katolik yang berkualitas dan berkarakter.
Peserta kegiatan merupakan mahasiswa penerima Program CAO (Caritas Ad Omnia) KAM yang menjalin kerja sama dengan Komisi Kateketik KAM. Dalam penyuluhan tersebut, para mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai iman, moral, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pelayanan. Materi yang disampaikan diharapkan mampu membentuk pribadi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang tinggi sebagai calon-calon pelayan Gereja di masa depan.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi maupun refleksi. Melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif, para penyuluh memberikan motivasi agar mahasiswa mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, mengembangkan potensi diri secara positif, serta memiliki komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Mewakili para Penyuluh Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Hamma Sitohang, S.Ag. menegaskan bahwa pembinaan karakter memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda Katolik yang beriman, berintegritas, dan memiliki semangat pelayanan. “Karakter yang baik merupakan fondasi utama bagi setiap mahasiswa untuk menjadi pribadi yang berintegritas, beriman, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Gereja maupun masyarakat,” ujarnya.
Setelah kegiatan bina karakter selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan Misa Kudus atau Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Son, OFMConv. sebagai selebran utama, didampingi Pastor Kondrad Situmorang, OFMCap. sebagai konselebran. Perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat dan menjadi penutup yang penuh makna, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual yang telah ditanamkan melalui kegiatan pembinaan karakter tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa penerima CAO KAM semakin bertumbuh dalam iman, karakter, dan semangat pelayanan demi kemajuan Gereja dan masyarakat.

