Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan pelayanan bimbingan rohani bagi pasien dan keluarga di Rumah Sakit Estomihi, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan keagamaan yang bertujuan memberikan penguatan iman, penghiburan, serta pendampingan spiritual bagi pasien yang sedang menjalani masa perawatan.
Pelayanan rohani dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan dan diawali dengan pujian bersama. Kehadiran para Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan diharapkan dapat memberikan ketenangan dan penguatan bagi pasien serta keluarga di tengah kondisi dan pergumulan yang sedang dihadapi.
Dalam kegiatan tersebut, Tridah Natalia Mandalahi dan Tiurma Butar-butar turut memberikan pelayanan bersama tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan. Pelayanan dilakukan melalui pendekatan yang humanis dengan memberikan perhatian dan dukungan kepada pasien maupun keluarga.
Bimbingan dan konseling rohani diberikan oleh Debora Br. Pandia, S.Th. Melalui pelayanan tersebut, pasien dan keluarga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pergumulan, kekhawatiran, maupun kebutuhan rohani yang mereka rasakan selama menjalani masa perawatan.
Sementara itu, doa bersama dipimpin oleh Mateus Brian Purba, S.Th. Doa menjadi bagian penting dalam pelayanan sebagai ungkapan penyerahan diri kepada Tuhan sekaligus permohonan agar pasien diberikan kekuatan, ketenangan, penghiburan, dan proses pemulihan.
Mateus Brian Purba menyampaikan bahwa pelayanan bimbingan rohani di rumah sakit merupakan bentuk kehadiran Penyuluh Agama Kristen dalam memberikan pendampingan secara utuh kepada masyarakat.
«“Dalam menghadapi sakit dan proses perawatan, pasien dan keluarga tidak hanya membutuhkan perhatian secara medis, tetapi juga penguatan rohani. Karena itu, kami hadir untuk mendengarkan, mendoakan, memberikan penghiburan, dan menguatkan mereka agar tetap memiliki pengharapan di dalam Tuhan,” ujarnya.»
Ia menambahkan bahwa pelayanan rohani dilakukan dengan mengedepankan sikap empati, kepedulian, dan penghormatan terhadap kondisi setiap pasien.
“Kami berharap pelayanan ini dapat memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarga. Di tengah situasi yang tidak mudah, mereka tetap memiliki keyakinan bahwa Tuhan menyertai dan memberikan kekuatan dalam setiap proses yang dijalani,” tambahnya.
Kegiatan pelayanan berlangsung dengan penuh kehangatan. Pasien dan keluarga mengikuti rangkaian pelayanan dengan baik serta menerima penguatan melalui doa dan konseling rohani yang diberikan oleh tim.
Melalui pelayanan bimbingan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk mereka yang sedang menghadapi sakit dan pergumulan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis, penuh kasih, serta memberikan penguatan spiritual bagi pasien dan keluarga.

