Penyuluh KUA Medan Sunggal Gelar Bimbingan Rohani di RSU Bina Kasih Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (BP) bagi pasien rawat inap di RSU Bina Kasih, Jalan TB. Simatupang, Medan, Senin, 21 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd., selaku Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal tersebut bertujuan memberikan penguatan spiritual dan pendampingan rohani bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam kegiatan tersebut, Sindar Purba menyampaikan materi bimbingan rohani bertema “Tuhan Adalah Bentengku di Tempat Tidur Perawatan”. Materi tersebut mengajak pasien untuk tetap memiliki pengharapan, membangun optimisme, dan memperkuat iman di tengah kondisi sakit. Bimbingan tersebut berlandaskan nats Alkitab Mazmur 46:2, “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa penyertaan Tuhan dapat dirasakan dalam setiap keadaan, termasuk ketika seseorang berada di tempat tidur perawatan.
Pelayanan rohani ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan Ruminna Sinaga, M.Pd., Penyuluh Agama Kristen, dan Roni Sitanggang, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik.

Kehadiran para penyuluh agama dari jajaran Kementerian Agama Kota Medan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan keagamaan yang menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kondisi kesehatan dan membutuhkan penguatan mental maupun rohani.
Pihak manajemen RSU Bina Kasih menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Perwakilan manajemen, Timotius Barus, turut mendampingi kegiatan di lapangan. Para tenaga medis yang sedang bertugas juga memberikan dukungan dan memfasilitasi tim penyuluh untuk berinteraksi dengan pasien. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para penyuluh memberikan motivasi, penguatan, serta doa secara personal kepada pasien di samping tempat tidur masing-masing.

Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi semangat para penyuluh agama yang terus memberikan pendampingan kepada warga binaan di berbagai tempat. Menurutnya, pelayanan penyuluhan tidak hanya dilakukan di tempat ibadah atau lingkungan masyarakat, tetapi juga perlu hadir di fasilitas kesehatan bagi warga yang membutuhkan penguatan rohani.
“Saya sangat mengapresiasi para penyuluh agama KUA Medan Sunggal yang selalu bersemangat mendampingi warga binaan. Terutama saudara-saudara kita yang menjadi korban NAPZA, mereka membutuhkan pendampingan, perhatian, dan penguatan agar memiliki semangat untuk menjalani proses pemulihan dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Agus Salim.

Ia menambahkan, kehadiran penyuluh agama di rumah sakit merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan manusia secara utuh. Kesembuhan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan mental, sosial, dan spiritual. Karena itu, sinergi antara Kementerian Agama, pihak rumah sakit, tenaga medis, dan keluarga pasien perlu terus diperkuat.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Sunggal berharap bimbingan rohani dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai fasilitas kesehatan. Kolaborasi dengan RSU Bina Kasih menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis, memberikan ketenangan bagi pasien, serta menumbuhkan harapan dan semangat dalam menjalani proses perawatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen untuk terus menebarkan kasih, kedamaian, dan harapan kepada sesama.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *