Plt. Penyelenggara Buddha Kemenag Medan Hadiri Puja Avalokitesvara Jagadnatha di Cetiya Kapilavastu Buddhist Centre

Medan (Humas) – Plt. Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Medan, Irianto Saputra, S.Ag., M.Si., menghadiri Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadnatha di Cetiya Kapilavastu Buddhist Centre, Selasa (20/10/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Medan dalam mempererat hubungan dengan lembaga keagamaan Buddha serta umat Buddha di Kota Medan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan. Melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan umat, Kemenag Medan terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadnatha menjadi kesempatan bagi umat Buddha untuk memperkuat keyakinan serta mengembangkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tradisi Buddhis Mahayana, Avalokitesvara Bodhisattva dikenal sebagai lambang welas asih yang menginspirasi umat untuk menumbuhkan cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut mengajarkan pentingnya membantu mereka yang membutuhkan serta memperlakukan semua makhluk dengan penuh kasih sayang. Selain itu, kegiatan puja diharapkan dapat memperdalam pemahaman umat terhadap nilai-nilai kebajikan yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan.

Irianto Saputra mengapresiasi pelaksanaan Puja Avalokitesvara Jagadnatha sebagai bagian dari upaya umat Buddha dalam memperkuat kehidupan spiritual dan mengembangkan praktik kebajikan. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat. “Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, umat diharapkan semakin memperkuat praktik Dhamma, menumbuhkan welas asih, serta menerapkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Irianto. Ia berharap pesan spiritual yang diperoleh melalui perayaan tersebut dapat mendorong umat untuk terus berbuat baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selain menjadi sarana penguatan spiritual, perayaan puja juga mengingatkan umat akan pentingnya mewujudkan ajaran agama melalui tindakan nyata. Sikap saling menghormati, kemurahan hati, kepedulian sosial, dan kesediaan membantu sesama merupakan bentuk pengamalan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Senada dengan hal itu, penguatan kehidupan beragama diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya membangun hubungan sosial yang damai dan harmonis. Dengan demikian, nilai-nilai yang dipelajari dalam kegiatan keagamaan dapat memberikan kontribusi positif bagi terciptanya kerukunan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kementerian Agama Kota Medan melalui layanan Bimas Buddha terus mendorong terjalinnya kerja sama dengan berbagai vihara, cetiya, dan organisasi keagamaan Buddha. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pembinaan umat serta memperkuat komunikasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan. Selain itu, hubungan yang baik dengan komunitas keagamaan diharapkan dapat membantu menciptakan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan umat. Kolaborasi yang berkelanjutan juga menjadi salah satu langkah untuk menjaga suasana kehidupan beragama yang damai dan saling menghargai.

Kegiatan Puja Avalokitesvara Jagadnatha diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan spiritual umat Buddha. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian antarumat. Kehadiran Kementerian Agama Kota Medan juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan pengamalan nilai-nilai Dhamma diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *