Sentuhan Doa dan Kasih Sayang, Penyuluh Agama KUA Medan Baru Berikan Bimroh bagi Pasien Anak di RSU Mitra Sejati

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) sekaligus Bimbingan Rohani Islam (Bimroh) bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSU Mitra Sejati, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor. Kehadiran penyuluh agama di tengah pasien dan keluarga menjadi bagian dari pelayanan spiritual yang bertujuan memberikan ketenangan jiwa, penguatan mental, serta motivasi keagamaan bagi pasien yang sedang menghadapi ujian sakit.

Pada kesempatan tersebut, bimbingan rohani diberikan kepada pasien anak bernama M. Alfarizi yang dirawat di Ruang Sakura 205 Bed 1. Suasana haru dan penuh kehangatan tampak ketika penyuluh agama menyapa pasien dan keluarga dengan penuh perhatian serta kasih sayang.

Dalam bimbingannya, Syahmuda Nasution menyampaikan motivasi keagamaan dan mengajak keluarga pasien untuk tetap sabar, ikhlas, dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi cobaan hidup.

Ia menegaskan bahwa setiap penyakit yang diberikan Allah SWT mengandung hikmah dan dapat menjadi jalan penghapus dosa bagi hamba-Nya yang bersabar dan tetap berikhtiar.

“Anak-anak yang sedang sakit membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral. Melalui bimbingan rohani ini, kita ingin menghadirkan ketenangan hati serta menumbuhkan optimisme bahwa Allah SWT akan memberikan kesembuhan terbaik,” ungkap Syahmuda Nasution.

Selain memberikan tausiyah dan motivasi spiritual, kegiatan Bimroh juga diisi dengan pembacaan doa-doa kesembuhan yang dipanjatkan bersama keluarga pasien. Lantunan doa menghadirkan suasana yang tenang dan penuh harapan di ruang perawatan.

Syahmuda juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi pasien, khususnya anak-anak, agar tetap merasa nyaman dan memiliki semangat selama menjalani proses pengobatan.

“Selain pengobatan medis, dukungan mental dan spiritual sangat dibutuhkan agar pasien memiliki kekuatan dan semangat untuk sembuh. Kehadiran keluarga dengan penuh kesabaran dan kasih sayang menjadi bagian penting dalam proses pemulihan,” tambahnya.

Kegiatan Bimluh dan Bimroh yang rutin dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru tersebut merupakan bagian dari pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memberikan penguatan spiritual kepada pasien rumah sakit.

Melalui kegiatan ini diharapkan pasien tidak hanya memperoleh kesembuhan secara fisik melalui penanganan medis, tetapi juga mendapatkan ketenangan batin, kekuatan iman, dan harapan baru melalui doa serta pendekatan spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *