Medan (Humas) – Kepedulian sosial merupakan salah satu nilai yang penting untuk terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dengan membangun kebiasaan saling membantu dan berbagi kepada sesama. Semangat tersebut menjadi bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan yang tidak hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata. Sabtu (26/9/2026), Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan Masdar Tambusai membagikan sembako kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terhadap masyarakat sekaligus upaya mendorong tumbuhnya semangat berbagi di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Masdar menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjadi penerima bantuan. Ia menyampaikan bahwa berbagi merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan oleh setiap orang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. “Bantuan yang kita berikan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Masdar. Selain itu, ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat menguatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarsesama.
Menurut Masdar, kepedulian sosial perlu dibangun melalui kebiasaan memperhatikan kondisi orang-orang yang berada di lingkungan sekitar. Ia menjelaskan bahwa bantuan tidak selalu harus diberikan dalam jumlah besar karena yang terpenting adalah adanya keinginan untuk membantu dan memberikan manfaat. “Kita tidak harus menunggu memiliki banyak untuk berbagi, karena sekecil apa pun yang kita berikan dengan ikhlas tetap memiliki nilai kepedulian bagi sesama,” katanya. Senada dengan hal itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Pembagian sembako juga menjadi kesempatan bagi Masdar untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Menurutnya, interaksi tersebut penting untuk membangun kedekatan sekaligus memahami kondisi masyarakat secara lebih nyata. “Sebagai Penyuluh Agama Islam, kita tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga perlu menunjukkan kepedulian melalui tindakan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” terangnya. Sementara itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa saling peduli di tengah masyarakat.
Sebagai Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Masdar menilai kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengamalan nilai-nilai agama. Ia berharap kegiatan berbagi dapat menjadi contoh sederhana bahwa pesan keagamaan dapat diwujudkan melalui perhatian dan tindakan nyata kepada sesama. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat sekaligus mengingatkan kita semua untuk terus berbagi dan peduli kepada orang-orang di sekitar kita,” ungkapnya. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat berbagi sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pembagian sembako kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang dilakukan Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya membangun kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat. Semangat berbagi diharapkan dapat terus berkembang sehingga tercipta lingkungan sosial yang saling mendukung dan memperhatikan. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

